Kaltim

Pemkab Berau Izinkan Salat Berjamaah di Masjid

Sri Juniarsih
  • Langgar Prokes, Pemkab Ancam Tutup Tempat Ibadah

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Rapat Sangalaki, kantor Bupati Berau, Rabu (7/4) lalu.

Rakor tersebut membahas penyebaran Covid-19 di Bumi Batiwakkal, khususnya saat Ramadan 2021 mendatang. Dalam rakor tersebut disepakati bahwa Pemkab mengizinkan salat di masjid.

Namun masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Jika melanggar maka pengurus masjid akan diberikan sanksi tegas berupa teguran tertulis hingga penutupan tempat ibadah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan sesuai hasil kesepakatan, pemkab akan mengikuti anjuran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementrian Agama (Kemenag) bahwa pelaksanaan ibadah selama Ramadan tetap dilaksanakan.

“Pada masa pandemi saat ini, ada kebijakan khusus atau aturan khusus dalam menyambut Ramadan. Tetap boleh beribadah dan berjualan, tapi wajib mematuhi prokes,” bebernya.

Untuk itu, Sri meminta masyarakat untuk mematuhi prokes dan meminta Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 berperan aktif melakukan pengawasan di masyarakat.

“Semuanya tidak ada masalah, yang penting prokes saja. Kita mengacu kepada aturan Kemenag dan MUI. Termasuk zona hijau, kemungkinan ada keringanan,” uangkapnya.

Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan kebijakan pemerintah yang memberi kelonggaran warga untuk beribadah harus dipatuhi. Masyarakat jangan terlena dan malah tidak mengindahkan prokes.

“Saya minta masyarakat patuhi prokes, jangan kebijakan pemerintah ini menjadi sia-sia. Izin beribadah dan berjualan selama Ramadan dimanfaatkan untuk menunjang ekonomi masyarakat. Jangan sampai mengakibatkan ledakan kasus Covid-19,” katanya.

Ia mengatakan pelaku UMKM yang berjualan selama Ramadan agar bisa tegas dan selektif dalam berjualan. Pelaku UMKM harus berani menegur setiap pembeli yang tidak menggunakan masker. “Jangan sampai mencari untung tapi merugikan orang lain. Mari sama-sama menjaga kesehatan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Koran Kaltim

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah