Headline

Pemerintah Izinkan Salat Iduladha Berjamaah

Ahmad Sirajuddin
  • DMI Imbau Tidak Dilaksanakan di Lapangan Terbuka

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemerintah Pusat secara resmi mengizinkan pelaksanaan Ibadah Salat Iduladha berjamaah dalam masa pandemi covid-19. Keputusan ini, disampaikan melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Salat Iduladha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/ 2020 M Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Utara, Suriansyah Hanafi melalui Kepala Seksi Penerangan Agama Islam, Ahmad Sirajuddin menyampaikan, penyelenggaraan salat Iduladha berjamaah dapat dilaksanakan di semua daerah. Secara teknis, pelaksanaannya dapat dilakukan di lapangan, masjid maupun ruangan lainnya.

Namun, Sirajuddin mengingatkan panitia pelaksanaan salat Iduladha untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dan telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Setempat. Mengingat rekomendasi pemerintah setempat menjadi dasar utama pelaksanaan Iduladha berjamaah.

“Semua masjid boleh melaksanakan Salat Id berjamaah. Tetapi tetap menaati protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, diukur suhu tubuhnya dan protokoler lainnya. Kalau suhunya di atas 38 dan memang tidak fit kondisinya, tidak diizinkan untuk mengikuti. Lebih baik di rumah saja,” kata Ahmad saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/7/2020).

Secara teknis, edaran dari Menag sudah disampaikan kepada Kepala Kantor Kemenag kabupaten dan kota. Nantinya daerah yang bertugas untuk menyampaikan lebih lanjut kepada panitia pelaksana rangkaian ibadah Iduladha hingga ke desa dan kelurahan.

“Ini (Surat Edaran) dari pusat sudah kami tembuskan ke kabupaten dan kota. Semua sudah terima. Di Kemenag Kabupaten dan Kota diminta untuk menyampaikan kembali ke kecamatan, khususnya pada musala dan masjid yang melaksanakan salat id dan kurban,” ulasnya.

Dia berharap agar panitia pelaksana di masing-masing wilayah bisa bersikap proaktif dan mendukung implementasi surat edaran yang diterbitkan. Harapannya, masyarakat yang hadir dalam salat id berjamaah dan terlibat dalam pemotongan hewan kurban terlindungi dari potensi penyebaran covid-19.

“Apa-apa yang diperintahkan di pusat, harus bisa dilaksanakan di daerah. Siap melaksanakan kurban, berarti siap juga melaksanakan protokolernya,” lanjutnya.

Adapun, Ahmad juga menyampaikan bahwa substansi kurban dengan menyembelih sapi atau kambing memiliki banyak kebaikan bagi umat muslim. Sehingga bagi kaum muslimin yang mampu secara finansial, diimbau bisa menunaikannya.

“Kurban itu adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Karena di dalamnya terdapat bermacam-macam kebaikan. Seperti yang juga ulama katakan, pahala yang sudah Allah siapkan sangatlah luar biasa bagi yang berkurban. Makanya dianjurkan betul bagi yang mampu untuk melaksanakannya,” pesan Ahmad.

Terpisah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kaltara, Basiran, mengimbau agar pelaksanaan Salat Iduladha berjamaah tidak dilaksanakan di lapangan. Atau hanya pada rumah ibadah saja. Faktor kebersihan yang lebih terjamin di rumah ibadah menjadi alasan tersebut. Pengurus masjid dan mushala juga diminta berperan aktif dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Dengan memperhatikan SE Menag  No 18/2020 tersebut, maka dalam melaksanakan ibadah salat Iduladha di Wilayah Kaltara tetap memperhatikan protokol kesehatan. Saya selaku Ketua DMI juga mengimbau untuk menjaga keselamatan umat tidak terpapar Covid 19, sebaiknya pelaksanaan salat Iduladha dilaksanakan di masjid dan musala saja. Tidak perlu dilakukan di Lapangan atau tempat-tempat umum lainnya,” imbau Basiran melalui aplikasi pesan singkat di hari yang sama.

Di samping itu, Basiran juga mengingatkan agar panitia kurban memastikan hewan yang disembelih telah diperiksa kesehatannya oleh instansi terkait. Berbagai protokol penyembelihan selama pandemi juga harus benar-benar ditegakkan.

“Untuk hewan kurban, agar sebelum disembelih bisa  terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwajib. Sehingga benar-benar terjamin kesehatannya. Untuk tempat penyembelihan juga penting agar diperhatikan kebersihannya,” kata Basiran.(*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah