Bulungan

Pembayaran Multiyears Diusulkan di APBD Perubahan

Pembangunan siring di Jl Sabanar Lama yang dikerjakan dengan sistem kontrak tahun jamak atau multiyears. (Dok/Koran Kaltara)
  • Pembangunan Jalan Tetap Berlanjut di Tengah Pandemi Covid-19

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara –  Di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang masih melanda Tanah Air, termasuk di Bulungan, kegiatan pembangunan diharapkan terus berjalan. Utamanya pembangunan fasilitas publik yang sangat dibutuhkan masyarakat. Seperti di antaranya jalan dan jembatan.

Bupati Bulungan H Sudjati mengatakan, beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur yang sudah direncanakan tetap berlanjut, meski focus kegiatan saat ini adalah penanganan pandemic Covid-19.

Disebutkan, beberapa kegiatan tersebut di antaranya pembangunan Jl Cendana dan Jl Rajawali Tanjung Selor. Selain itu, juga kegiatan pembangunan sarana infrastruktur yang bersumber dari APBN. Seperti pembangunan jembatan gantung di daerah transmigrasi. Juga jalan penghubung jembatan Meranti, serta beberapa lainnya.

“Di samping itu, tahun ini kegiatan pembangunan yang kontraknya melalui system multiyears tetap berlanjut. Insya Allah, tahun ini selesai, meskipun untuk pelunasan pembayaran masih menunggu anggaran perubahan 2020,” kata bupati.

“Kita masih ada kegiatan fisik yang berlanjut, jembatan dan jalan juga akan dilakukan. Kita bersyukur, alhamdulillah meski di tengah pandemic Covid-19, masih ada kegiatan pembangunan di Bulungan,” lanjutnya.

Disinggung mengenai kegiatan dengan kontrak multiyears atau tahun jamak, dirinya mengatakan akan dibahas secepatanya. Mengenai pembayaran dimungkinkan masuk dalam anggaran perubahan tahun ini. Pihak Pemkab, kata bupati, juga akan menyurati kontraktor untuk penundaan pembayarannya. Dirinya memastikan pemkab melakukan beberapa upaya untuk menyelesaikan. “Mungkin saja dipending atau nanti diupayakan bisa pembayaran melalui APBD perubahan 2020. Lebih jauh bisa juga melalui anggaran murni 2021,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan Adriani mengatakan, kegiatan yang melalui kontrak multiyearas akan selesaikan pada tahun ini. Namun yang masih perlu diselesaikan adalah pembayaran.

Untuk diketahui, proyek kegiatan fisik tahun jamak di Bulungan ada delapan paket. Dengan alokasi anggaran total Rp200 miliar. Pengerjaannya mulai dilakukan sejak 2017 lalu, dan tahun ini merupakan tahun terakhir penyelesaian.

Adriani mengungkapkan, usulan anggaran pembayaran kegiatan multiyears sebenarnya sudah masuk pada APBD murni 2020. Namun seiring berjalannya waktu, ditambah lagi dengan adanya pandemi Covid-19, anggaran tersebut ternyata tidak masuk.

“Itu dari TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Kalau kita hanya mengusulkan. Kemudian terkait kegiatan, dari hasil rapat beberapa waktu lalu sudah disampaikan ada beberapa kegiatan dipending untuk memenuhi pemangkasan anggaran hingga 35 persen,” katanya. “Kalau kegiatan multiyears, sebenarnya tidak terganggu. Karena sudah ada kontrak induknya. Hanya saja terpengaruhnya di pembayaran,” imbuh dia.

Sementara itu, untuk pengerjaan pembangunan jalan, seperti Jl Rajawali menyambung dengan kegiatan provinsi karena kegiatan sama di satu lokasi. Begitupun Jalan Cendana juga juga tetap dilanjutkan.

Di sisi lain, imbuh Adriani, sejumlah kegiatan dipending karena anggarannya dialihkan untuk penanganan pandemic Covid-19. Utamanya anggaran yang bersumber dana alokasi khusus (DAK), seperti salah satunya kegiatan pengadaan sarana air bersih, dengan nilai sekitar Rp6,8 miliar. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah