Malinau

Pembangunan Dermaga Pujungan Rampung, Bandara Bahau Hulu Diusulkan

Kepala Dishub Malinau Muhammad Kadri saat mendapingi Bupati Malinau Wempi W Mawa. (foto: Sollaimansyah)

MALINAU, Koran Kaltara – Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau mengklaim pengerjaan pembangunan dermaga yang bersumber dari DAK APBN senilai Rp900 juta di Kecamatan Pujungan telah rampung 100 persen.

Kepala Dinas Perhubungan Malinau, Muhammad Kadri mengatakan, administrasi pencairan pembangunan dermaga tersebut masih dalam proses. “Masih proses pencairan. Tapi fisik bangunan dermaga sudah terbangun,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Selain itu, kata dia, kendaraan operasional BUMdes di Apau Kayan sudah tiba di Malinau. “Pengadaan kendaraan operasional BUMDes sudah ada. Tinggal dari desa mengambilnya ke Malinau,” ujarnya.

Dia menjelaskan kendaraan operasional BUMDes ini bertujuan menghemat anggaran desa tersebut.

“Kalau mereka menyewa atau carter, maka biayanya mahal. Sekali pakai itu kisaran Rp3 juta- Rp4 jutaan,” jelasnya.

Menurut dia,  apabila BUMDes memiliki kendaraan operasional bisa dimanfaatkan juga untuk kepentingan masyarakat. “Bahkan kendaraan itu bisa dicarterkan sebagai modal usaha BUMDes ini sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait pembangunan bandara di Kecamatan Bahau Hulu, saat ini sudah diusulkan ke Dishub Kaltara dan Kemenhub.

Dia mengatakan, bahwa pihaknya juga akan mengkomunikasikan dengan UPBY Bandara Kolonel RA Bessing sebagai upaya dukungan percepatan bandara di Bahau Hulu.

“Apalagi lahan dan statusnya  sudah tidak ada masalah. Bahkan tata ruang sudah bisa dalam pengembangan bandara di Bahau ini,” kata dia.

Menurut dia, Bandara Bahau Hulu sangat dibutuhkan sebagai pendongkrak peningkatan pariwisata khususnya wisata alam.

“Bahau Hulu ini kan banyak wisata alamnya. Jadi dibutuhkan transportasi udara. Sarana pendukungnya bandara,” Jelasnya.

Namun, Kadri belum memastikan pembangunan pengembangan Bandara Bahau Hulu tersebut.

“Kita belum bisa memastikan kapan pelaksanaannya. Karena kita menunggu dari provinsi maupun Kementerian Perhubungan,” ujar dia.

Menurut dia, pihaknya terus berupaya mengawal percepatan pengembangan Bandara Bahau Hulu maupun bandara perintis yang ada.

“Kita perkirakan 2023 sudah bisa terlihat progresnya. Kalau tahun 2022 dimungkinkan tidak bisa. Begitu juga dengan bandara perintis lainnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment