Kaltara

Pembahasan Ranperda Ambulans Air Dilanjutkan Usai Lebaran

Yancong

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Ketua Panitia Khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) Yancong menyampaikan, pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang ambulans air akan dilanjutkan usai Idul Fitri.

“Sepertinya begitu akan dilanjutkan usai Idul Fitri. Kalau selama Ramadan ini belum ada progres,” kata Yancong, Senin (3/5/2021).

Mengenai agenda terakhir pembahasan Ranperda Ambulans Air, Pansus I berharap tarif ambulans air bisa difasilitasi Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Jadi hasil pemikiran teman – teman Pansus untuk sementara ini, bagaimana agar ada dasar bisa mengajukan klaim kepada BPJS,” kata Yancong.

Menurut para anggota DPRD di Pansus I, kata Yancong, langkah tersebut adalah solusi terbaik agar masyarakat tidak terbebani. Khususnya mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu.

“Selama ini kan kalau ada pasien yang dirujuk antar daerah di Kaltara, ada yang dibebankan ke pasien dan juga dibebankan ke pemerintah daerah,” jelasnya.

“Dalam kondisi saat ini, itu sangat memberatkan. Baik bagi pasien dan pemerintah. Apalagi pemerintah kan juga membantu bayar iuran masyarakat yang tidak mampu. Baik melalui APBN atau APBD,” kata Yancong menambahkan.

Fasilitas serupa diharapkan juga merata untuk pasien yang dirujuk melalui transportasi udara. Khususnya mereka yang berasal dari wilayah perbatasan dan pedalaman.

“Kita juga minta diusulkan di Perda itu ada pembiayaan atau klaim ke BPJS bagi pasien yang melewati atau memakai transportasi udara. Karena yang dari daerah terpencil atau perbatasan, tetap rujuk ke Tarakan. Ini perlu dibantu, apalagi bagi yang finansial ya tidak mampu,” paparnya.(*)

ReporteR: Agung Riyanto

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah