Kaltim

Pematangan Lahan Tak Kantongi Izin

Penyegelan di area pematangan lahan yang dilakukan tim dari Pemkot Samarinda beberapa hari lalu. (Vico/KK)
  • Satpol PP Panggil Pemilik Lahan

SAMRINDA – Dugaan adanya aktivitas tambang di kawasan Stadion Utama Kaltim, Palaran sampai saat ini masih terus bergulir, tak hanya sampai di proses penyegelan kegiatan dari Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanahan dan Satpol PP Samarinda. Kali ini Satpol PP Samarinda memanggil pemilik lahan tersebut, yang diketahui bernama Munawir Ghazali.

Dalam pemeriksaannya, sang pemilik lahan mengaku bahwa kegiatan yang dilakukan hanya sebatas pematangan lahan saja. Sementara itu, Kabid Perundang-undangan Daerah, Satpol PP Samarinda, Agustianto Mardani mengatakan, kegiatan pematangan lahan yang belum mengantongi dokumen perizinan itu diakui oleh pemilik hendak digunakan sebagai lahan kavlingan. “Menurut pengakuan dari pemilik dia melakukan pematangan lahan untuk tanah kavlingan,” ucapnya, Selasa (26/1).

Ditambahkan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Samarinda, Benny Hendrawan menjelaskan berdasarkan hasil interogasi pemilik lahan memiliki luasan sebesar 10 hektar, namun dalam pengerjaannya, sementara ini ia masih menggarap lahan seluas 2 hektare bagian dari keseluruhan. “Luas lahan itu 10 hektare, tapi yang dikerjakan sementara ini 2 hektarenya,” jelas Benny.

Pemilik lahan mesti menerima konsekuensi penyegelan tersebut atas perbuatannya yang melanggar Perwali Nomor 32 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Izin Pematangan Lahan. Sehingga pemilik lahan kembali diarahkan untuk mengurus dokumen perizinannya terlebih dahulu sebelum pihaknya melanjutkan kegiatan sebelumnya. “Kami sebagai penegak Perda, mengarahkan yang bersangkutan untuk mengurus perizinannya ke OPD teknis terkait,” tandasnya. (*)

Sumber: Koran Kaltim

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah