Ekonomi Bisnis

Pelindo Minta Dilibatkan dalam Pengembangan KIPI

Enriko Fermi

TARAKAN, Koran Kaltara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara tengah mempersiapkan Desa Tanah Kuning – Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan sebagai Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI).

Meski belum mengetahui sejauh mana progress persiapan KIPI ini, General Manager Pelindo IV, Enriko Fermi meminta agar pihaknya turut dilibatkan dalam prosesnya.

“Saat ini masih dihandle oleh pemerintah provinsi, bersama pusat. Intinya, dari sisi kami sangat siap dan berharap dilibatkan di dalamnya dan kami akan ikut berkontribusi,” kata Enriko saat ditemui di kantornya, Kamis (19/11/2020).

Pelindo, kata dia, melihat potensi KIPI dan sasarannya nanti di Kaltara sangat bagus karena Kaltara sedang mencoba untuk membuat kawasan industri sendiri. Diakuinya, karena Pemprov Kaltara hendak membuat kawasan industri, maka untuk pelabuhan internasional memang sudah seharusnya ada.

Keberadaan pelabuhan skala besar penting sehingga distribusi dari produk yang dihasilkan dari Kawasan industri akan mudah.

Ia mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa KIPI di Kaltara ini sudah dilirik investor. Bahkan, MoU juga sudah dibuat, untuk bisa menarik investor ini masuk ke Kaltara.

“Kami fokusnya di kepelabuhananya saja. Jadi, ya oke lah kami akan siapkan sesuai dengan standar yang dibutuhkan,” bebernya.

Ia pun berharap sinergi antara Pemprov Kaltara dengan Pelindo bisa jalan. Di Kaltim saja, kata dia saat ini sudah berjalan. Pihaknya sudah membangun Kaltim Kariangau Terminal (KKT) bersinergi dengan Pemprov Kaltim.

“Itu (KKT) Pelindo menggandeng Pemprov Kaltim untuk membentuk sebuah terminal. Kita akan buat di Kaltara, di KIPI khususnya,” tuturnya.

Pelabuhan Malundung Tarakan, nantinya juga bisa menjadi backup. Jika KIPI nanti sudah selesai terbangun, maka beban pemenuhan kebutuhan sembako di Kaltara, tidak lagi hanya dari Tarakan tetapi melalui KIPI ini. Kebutuhan masyarakat di Kaltara bisa terpenuhi termasuk menambah lapangan pekerjaan.

“Nanti kan KIPI ini dibangun dekat muara, sekitar Tanah Kuning itu. Kalau pemanduannya, sudah kita pandu kapal-kapal ke arah sana. Jadi, mudah nanti kalau KIPI ini sudah terbangun,” imbuhnya.

Jika KIPI ini terbangun, maka pertumbuhan ekonomi di Kaltara akan semakin baik. Arus peti kemas di Pelabuhan Malundung Tarakan saat ini berkisar di bawah 50.000 TEUs. Rencananya, tahun depan Pelindo IV akan memperpanjang dermaga 200 meter ke arah timur.

Panjang dermaga saat ini, sudah 380 meter dan setelah bertambah nanti luasannya menjadi 480 meter, hampir setengah kilometer. Setelah dilakukan perluasan, berarti jumlah kapal yang bersandar akan bertambah. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah