Nunukan

Pelabuhan Tunon Taka Belum Layani Penumpang

KM Thalia di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan angkut logistik. (Foto: Sabri)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sampai hari ini, Rabu (3/6/2020) belum melayani angkutan penumpang kapal laut, baik dari Nunukan maupun ke Nunukan. Hal ini dilakukan setelah ada larangan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dengan pengecualian.

Manajer Operasi PT. Pelindo IV Cabang Nunukan, Damsi mengatakan, sementara ini belum ada kapal laut yang mengangkut penumpang dari Nunukan maupun tujuan Nunukan melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, baik kapal PT. Pelni maupun kapal swasta.

Untuk pengangkutan penumpang umum, masih menunggu surat edaran dari Kementerian Perhubungan RI.

Kemudian khusus kapal swasta KM. Thalia, yang berangkat dari Parepare, Sulawesi Selatan ke Nunukan, hanya mengangkut logistik berupa kebutuhan sembako masyarakat Nunukan.

Selanjutnya kapal akan berangkat dari Nunukan malam hari ini, sesuai permintaan dari pemerintah daerah untuk pemulangan WNI ke beberapa daerah di Indonesia.

“Jadi hari ini ada deportasi ratusan WNI dari Tawau. Mereka akan diberangkatkan dengan menggunakan KM. Thalia,” ujar Damsi saat ditemui Rabu (3/6/2020) di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Sementara itu, General Manager PT. Pelni Cabang Nunukan, Alexius Tri Widodo mengungkapkan, sampai dengan hari ini belum ada pemberitahuan dari Pelni pusat tentang jadwal pemberangkatan kapal laut milik PT. Pelni dari dan ke Nunukan.

Selain menunggu surat edaran dari Kementerian Perhubungan, juga menunggu kepastian dari pelabuhan yang disinggahi kapal.

“Tunggu kepastian dari pelabuhan yang disinggahi kapal. Apakah sudah dibuka atau belum untuk kapal membawa penumpang,” ujarnya. (*)

Reporter: Sabri
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah