Nunukan

PDP Nunukan Bertambah Jadi 8 Orang

Foto: Ilustrasi/ Internet

NUNUKAN, Koran Kaltara – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Nunukan yang diisolasi di  Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Nunukan bertambah menjadi 8 orang.  Karena ada penambahan 1 PDP, Kamis (2/4/2020).

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono  mengatakan pasien yang statusnya dinaikkan dari ODP menjadi PDP dikarenakan pasien tersebut menimbulkan beberapa gelaja.

“Hari ini, kita bertambah satu pasien. Sebelumnya ada 4 PDP yang sudah positif.  Menyusul 3 ODP yang juga mendekati PDP. Perlakuan 8 PDP ini sama ditempatkan di ruang isolasi RSUD Nunukan,” ungkap dia saat menggelar konferensi pers di Sekretariatan Satgas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Nunukan, Kamis (2/4/2020).

Dia berharap tidak ada lagi penambahan. Dan meminta masyarakat menjaga kesehatan dan tidak panik. “Karena apa? Kita ini dihadapkan dengan virus. Ketika panik berlebihan, maka otomatis imun tubuh kita berkurang. Inilah yang membuatk kita mudah diserang virus,” bebernya.

Dia menyayangkan banyak masyarakat yang masuk ODP dan OTG tidak menyadari bahaya virus corona. Sebab,  mereka tidak mematuhi aturan dan tidak melakukan karantina mandiri di rumah.

“Sebenarnya, kembali lagi kepada kesadaran masyarakat. Ketika sudah dikatakan ODP atau OTG, maka wajib karantina mandiri. Ternyata, banyak tidak mematuhi. Inikan untuk memutuskan penularan jadi perlu dilakukan karantina atau isolasi mandiri,” ungkapnya.

Menurut dia, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid  telah mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat. “Dengan perkembangan isu Covid-19 ini, masyarakat diminta tetap tenang dan jangan panik. Ikuti imbauan protokol pemerintah dan senantiasa berpikir positif, jaga kesehatan diri dan keluarga dan makan makanan yang bergizi,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat rajin berjemur pagi hari selama 15 menit. Dan selalu mencuci tangan saat melakukan aktifitas di luar rumah. “Jika ada gelaja sakit segera untuk diperiksa di Puskesmas maupun rumah sakit. Semoga badai Covid-19 cepat berlalu,” pungkas dia. (*)

Reporter: Asrin

Editor: Sobirin