Politik

Paslon Boleh Cetak APK Sendiri Hingga 200 Persen

Ketua KPU Nunukan, Rahman

NUNUKAN, Koran Kaltara – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nunukan nantinya akan diberikan keleluasaan untuk mencetak alat peraga kampanye (APK) hingga 200 persen dari jumlah APK yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan.

Ketua KPU Nunukan Rahman mengatakan, hal ini berlaku untuk APK yang dicetak secara mandiri oleh paslon.

Sebab, kata dia, dalam PKPU Nomor 10 tahun 2020, disebutkan paslon diberikan peluang mencetak hingga 200 persen dari ketentuan KPU.

“Jadi ini memang hal baru. Kalau dulu kan tidak ada,” terangnya kepada Koran Kaltara, Kamis (24/9/2020).

Dia mencontohkan, jika KPU menfasilitasi 5 baliho, maka paslon bisa mencetak secara mandiri hingga 10 baliho. Begitu juga dengan APK lainnya seperti umbul-umbul dan sebagainya.

Bahkan, penempatan baliho yang cetak mandiri pun bisa dilakukan dimana saja, namun harus memiliki izin dari pemilik lahan atau pemilik rumah.

“Asal pemasangannya bukan di titik yang sama yang sudah disiapkan pemerintah. Jadi, APK mandiri tergantung dari mereka mau ditempatkan dimana asal bukan di tempat pendidikan, kesehatan fasilitas publik dan sebagainya yang dilarang,” bebernya.

Selain itu, dalam desain APK yang dicetak, baik melalui KPU maupun dicetak mandiri oleh paslon, dilarang mencantumkan nama presiden atau wakil presiden serta pihak-pihak lain yang bukan menjadi pengurus partai politik.

“Yang harus dicantumkan adalah nama, nomor, visi misi, program, foto paslon, tanda gambar parpol atau foto pengurus parpol,” ungkapnya.

Lanjut dia, sesuai hasil kesepakatan KPU, untuk baliho yang dicetak berukuran 3×5 meter sebanyak lima buah untuk satu paslon. Jika dua paslon maka KPU mencetak 10 baliho untuk tingkat Kabupaten Nunukan.

“Karena memang ada ukuran maksimal yang sudah diatur itu maksimalnya 4×7 meter. Tapi, yang disepakati kemarin ukuran 3×5 meter. Jadi bisa turun tapi nggak bisa naik,” ungkapnya.

Kemudian, 10 umbul-umbul untuk satu paslon dengan ukuran yang disepakati 1×3,5 meter. 10 umbul-umbul ini untuk satu kecamatan. Artinya jika Kabupaten Nunukan ada 21 kecamatan maka ada 210 umbul-umbul.

Untuk spanduk, satu paslon mendapatkan satu spanduk setiap desa/kelurahan dengan ukuran 1,5×4 meter.

Lalu, selebaran ukuran 8,25 sentimeter itu ada 7.500 untuk satu paslon. Kemudian brosur (leaflet) ukuran 21×29,7 sentimeter jumlahnya juga sama 7.500 buah untuk satu paslon.

Selain itu, ada pamflet dengan ukuran 21×29,7 sentimeter sebanyak 750 untuk satu paslon. Terakhir, poster ukuran 40×60 sentimeter sebanyak 750 buah untuk satu paslon.

“Kalau nilai anggaran tergantung nanti berapa lelangnya. Jadi, KPU yang memfasilitasi untuk APK. Nanti diberikan kepada paslon untuk dipasang,” ungkapnya. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Didik

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah