Nunukan

Pasien Covid-19 Meninggal di Nunukan Bertambah 1 Kasus

Salah satu pasien konfirmasi positif Covid-19 yang dimakamkan dengan standar protokol kesehatan di Nunukan. (foto: Asrin)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Nunukan bertambah satu kasus. Pasien seorang wanita berinisial AW (51) warga Bukit Aru Indah, Sebatik, menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 01.00 Wita, Minggu (24/1/2021) dinihari.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nunukan, Hasan Basri Mursali menyampaikan pasien meninggal di ruang ICU suspek Covid-19 di RSUD Nunukan. Sebelum meninggal, kondisi pasien menunjukkan pemburukan kondisi.

“Pasien ini masuk ke RSUD Nunukan dengan gejala demam, batuk, mual dan muntah, belum lama ini. Setelah diswab, hasilnya positif Covid-19,” terangnya kepada Koran Kaltara, Minggu (24/1/2021).

Saat ini, kata dia, jenazah AW telah dimakamkan di Pemakaman Terpadu di Nunukan Selatan. Pemakamannya dilakukan dengan standar protokol Covid-19.

“Meninggalnya AW, menambah daftar kasus konfirmasi positif yang meninggal di Kabupaten Nunukan. Hingga saat ini, sejak pandemi Covid-19 masuk di Kabupaten Nunukan, tercatat sudah ada 11 orang meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Jika melihat usia yang meninggal, rata-rata lanjut usia (lansia) di atas 50 tahun. Kebanyakan juga yang meninggal saat masih status probable, lalu hasil swab spesimen positif Covid,” jelas dia.

Dia mengungkapkan, bahwa sejak tiga hari belakangan ini, belum ada penambahan kasus konfirmasi positif di Kabupaten Nunukan.

“Saat ini, tim masih mengirim swab spesimen yang baru. Dari suspek maupun kontak erat dari pasien konfirmasi yang baru dinyatakan positif,” ungkapnya.

Sementara itu, dia mengatakan, bahwa pasien yang dinyatakan sembuh dan selesai masa isolasinya di Kabupaten Nunukan bertambah 26 kasus.

“Saat ini, jumlah akumulatif kasus positif Covud-19 di Kabupaten Nunukan mencapai 913 kasus. Dan 215 kasus masih dirawat serta 687 kasus telah dinyatakan sembuh. Saya berharap masyarakat Kabupaten Nunukan tetap menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, kita saat ini masih zona merah, yang bisa sewaktu-waktu terjadi penambahan kasus,” ungkapnya. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

Mari cegah penyebaran Covid-19 dengan 5 M;

  • Memakai masker
  • Mencuci tangan
  • Menjaga jarak
  • Mengurangi mobilitas dan interaksi
  • Menghindari kerumunan