Bulungan

Pasien Corona Varian Delta di Bulungan Sudah Sembuh

Ilustrasi sembuh dari Covid-19. (Foto: Freepik)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Bupati Bulungan Syarwani membenarkan adanya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 varian baru Delta B.1.617.2.

Namun, sesuai laporan Satgas yang menangani, pasien yang dimaksud sudah dinyatakan sembuh.

Bupati mengatakan, warga Bulungan yang terkonfirmasi varian delta sudah sembuh sejak beberapa waktu lalu.

Meski tak menyebutkan detail profesi yang bersangkutan, di mengatakan, warga tersebut berdomisili di Tanjung Selor.

“Sebenarnya ini sudah kasus lama, mungkin sekitar sebulan lalu. Yang bersangkutan juga sudah sembuh. Ini karena hasil PCR laboratorium  (LAB) yang memang cukup lama sehingga baru ada hasilnya. Sebelumnya memang sudah diambil dan dia itu sudah tidak ada masalah,” ujarnya.

Riwayat perjalanan yang bersangkutan juga tak diketahui pasti, apakah dari perjalanan dari luar daerah atau penularan lokal.

Namun, untuk mengantisipasi lebih lanjut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan saat ini melakukan tracing lebih jauh, terutama yang dinilai kontak erat dengan yang bersangkutan.

“Riwayat dari mana, itu yang saya tidak paham. Kontak dari mana, apakah perjalanan dari luar daerah? Itu yang kita belum dapatkan konfirmasinya. Saya juga tidak dijelaskan secara langsung dari teman-teman Dinkes. Begitu pun profesinya apa, itu juga tak disebutkan, yang jelas ada dan itu warga di Tanjung Selor,” ungkap bupati.

Seperti diketahui, virus varian baru dapat menyebar lebih cepat dari Covid-19 sebelumnya.

Meski pasien yang terkonfirmasi positif corona varian delta tersebut sudah sembuh, bupati menegaskan, Pemkab Bulungan melalui tim Satgas Penanganan Covid-19 tetap selalu waspada.

Sementara itu, Kepala Dinkes Bulungan Imam Sujono saat dikonfirmasi terkait virus varian baru ini enggan berkomentar banyak.

Ia pun tak menjelaskan apa-apa ketika awak media mencoba mengkonfirmasi langsung. “Silahkan ke bupati saja langsung ya,” katanya.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bulungan dr Heriyadi Suranta mengatakan, pasien tersebut berinisial S (20), terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 18 Juni. Kemudian, per 1 Juli sudah dinyatakan sembuh.

“Jadi begini, untuk tes swab PCR (polymerase chain reaction). Sampel kita kirim ke Dinkes Kaltara. Kemudian, dari semua sampel yang dikirim, Dinkes Kaltara yang memilih sampel swab untuk selanjutnya dilakukan uji varian di Litbangkes Kemenkes. Ada empat sampel dari Bulungan yang dipilih untuk dilakukan uji varian,” ungkapnya.

Dari empat sampel, satu di antaranya terkonfirmasi positif corona varian Delta. Sedangkan tiga sampel lainya negatif varian Delta.

S diketahui kontak erat dengan keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski begitu, pihaknya tidak dapat memastikan apakah keluarga pasien tersebut terkonfirmasi varian Delta atau tidak. Sebab, sampelnya tidak terpilih untuk dilakukan pengujian.

“Karena hanya empat sampel yang diambil. Jadi, sampel keluarga S ini tidak diambil untuk dilakukan pengujian varian. Saya tidak berani bilang tidak karena tidak diuji lebih lanjut,” imbuhnya.

Menurut Heriyadi, pada dasarnya kontak erat dengan pasien S ini sudah selesai. Sebab, seluruh pasien yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi positif sudah sembuh.

Ia tak menampik, pengujian varian di Litbangkes ini memang cukup lama karena  sampel yang diuji dari seluruh Indonesia.

“Orang yang kontak erat dengan S juga sudah sembuh. Jadi, untuk kasus ini sebenarnya sudah selesai. Waktu pengujiannya cukup lama. Bahkan bisa sampai berbulan-bulan,” tutupnya. (*)

BACA JUGA: Delapan Varian Delta Tersebar di Kaltara

Reporter: Nurjannah
Editor: Eddy Nugroho