Tarakan

Pasar Bais Sepi Pembeli, Pedagang Minta  Berjualan di Luar

Wali Kota Tarakan, Khairul meninjau Pasar Bais yang dikeluhkan pedagang sepi pembeli (IST)

TARAKAN, Koran Kaltara – Informasi kehadiran pasar rakyat Bais yang berlokasi di Kampung Empat belum banyak dikenal warga Tarakan sehingga berimbas pada sepinya pembeli.

Pedagang di sana meminta kepada pemerintah daerah untuk difasilitasi berjualan ke luar area pasar atau ke arah jalan utama.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi antara pedagang bersama Pemerintah Kota Tarakan, sehingga Wali Kota Tarakan, Khairul mendatangi secara langsung pasar guna melihat situasi dan kondisi.

Selain itu, pejabat nomor satu di Tarakan ini juga melakukan dialog bersama pedagang.

“Pasar Bais ini belum banyak dikenal orang, sehingga pedagang yang ada di dalam mengeluh pembelinya sedikit. Makanya kita beberapa hari lalu ada rapat juga dan kita upayakan untuk memfasilitasi karena mereka maunya berjualan di luar. Jadi kita upayakan pagi sampai siang tetap berjualan di dalam pasar, tetapi sore sampai malam kita kasih tempat di luar, kita kasih tenda untuk mereka berjualan, karena banyak yang belum tahu,” terangnya, Sabtu (25/9/2021).

Khairul mengatakan, para pedagang pernah berinisiatif berjualan di luar pasar mendekati jalan utama dan ternyata laris.

Namun, Pemkot Tarakan tidak mau pedagang membuat tenda atau lapak dagangan masing-masing yang pada akhirnya akan membuat lokasi tersebut menjadi kumuh.

“Cuma kami tidak ingin mereka ini bikin sendiri, sehingga akhinya jadi kumuh. Makanya tetap kita tata, nanti kalau sudah ramai kita akan masukan kembali ke dalam pasar secara full dan tidak boleh lagi jualan di luar pasar. Nanti kita bikin MoU (Memorandum of Understanding) supaya ini bisa ditata dengan rapi dan tidak kumuh,” urainya.

Dalam waktu dekat, Pemkot Tarakan akan membangun lapak di sebelah kiri jalan masuk Pasar Bais karena masih ada lokasi yang kosong.

Selain itu juga akan dipasang tenda untuk digunakan berjualan dengan harapan masyarakat sekitar bisa melihat keberadaan pasar dan berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Layaknya pasar tradisional lainnya, pedagang Pasar Bais menjual berbagai macam sayur-mayur, ikan, daging, dan kebutuhan pokok lainnya.

Bahkan, sayur yang dijajakan berasal dari warga sekitar seperti petani dari Mamburungan, Kampung Empat, maupun Kampung Enam sehingga lebih segar.

“Mudah-mudahan dengan begitu orang akan mengenal Pasar Bais ini, sehingga masuk ke dalam untuk belanja. Kita mau penyelamatkan pedagang pasar karena kemarin pada mengeluh. Kita akan memperbolehkan berjualan sampai pasar ini ramai kembali, dengan begitu padagang yang kita fasilitasi di luar akan masuk ke dalam pasar lagi. Pasar yang dibangun pemerintah harus memberikan manfaat, sayang kalau tidak dimanfaatkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Rifat Munisa

 

TOPIK TERKAIT:

Kios dan Los Pasar Tenguyun Bantuan Kemendag Selesai Akhir Tahun

Produk UMKM Bulungan Bakal Jajaki Pasar Brunei Darussalam

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment