Malinau

Pantau US Tatap Muka, Kadisdik Nilai Prokes Sudah Ketat

Kadisdik, Fureng Elisa Mou saat memantau proses ujian sekolah tatap muka di SMPN 1 Desa Malinau Seberang. (Foto: Sollaimansyah)

MALINAU, Koran Kaltara – Guna memastikan pelaksanaan Ujian Sekolah (US) jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjalan lancar. Kepala Dinas Pendidikan Malinau, Fureng Elisa Mou melakukan monitoring ke SMP perkotaan yang ada di empat kecamatan yakni Kecamatan Malinau Barat, Kecamatan Malinau Kota, Kecamatan Mentarang dan Kecamatan Malinau Utara.

Fureng menilai penerapan protokol kesehatan pada ujian sekolah di SMP ini sudah ketat. “Dari mulai hari Senin hingga sekarang, kami melihat penerapan protokol kesehatan di masing-masing SMP sudah ketat dan (fasilitas) tersedia,” ujar Fureng, kepada Koran Kaltara, Rabu (7/4/2021).

Disebutkannya dari sekolah yang telah dikunjungi telah tersedia sarana prasarana yang lengkap, mulai dari tempat pencucian tangan dan sabun. Lalu di dalam ruang kelas pun tersedia hand sanitizer.

“Kita lihat sendiri di ruang kelas, para siswa hanya berjumlah 14 orang dan berjarak,” ucap Fureng.

Dengan begitu, Fureng memastikan bahwa pelaksanaan ujian sekolah di tengah pandemi Covid-19 ini berjalan aman dan lancar. “Hanya saja memang dari informasi masing-masing kepala sekolah ada beberapa siswa yang tidak hadir dan tidak mengikuti ujian dikarenakan ada yang sakit dan izin,” jelasnya.

Fureng menambahkan, bagi siswa yang tidak dapat hadir atau mengalami gangguan kesehatan saat masa ujian sekolah berlangsung, maka pihak sekolah bakal memberikan kebijaksanaan, berupa ujian susulan.

Fureng juga optimistis dengan diterapkannya ujian sekolah tatap muka ini, maka pembelajaran tatap muka yang telah diatur dalam SKB 4 menteri dapat terlaksana dengan baik pada bulan Juni mendatang.
“Sebenarnya dari SKB 4 menteri itu diwajibkan dengan ketentuan tenaga pendidik dan kependidikan sudah divaksin. Dan saat ini sebagian tenaga pendidikan kita sudah berproses menjalani vaksin Covid-19,” jelasnya.

Bahkan, Fureng menegaskan penerapan pembejalaran tatap muka untuk di Malinau sudah dimulai sebelum adanya SKB 4 menteri tersebut. “Kalau kita di Malinau sudah lama siap dan sudah berjalan,” katanya.

Hanya saja, lanjut Fureng, apabila di lingkungan sekolah tersebut terdapat warga yang terkonfirmasi positif Covid-19,  maka pihak sekolah dapat menjalankan sistem belajar dari rumah atau tutup sementara waktu.

Sementara Kepala SMP Negeri 1 Desa Malinau Seberang Rohadi menambahkan,  selama tiga hari berlangsung ujian sekolah pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Di mana pada saat anak-anak turun di pintu gerbang, mereka dicek suhu. Lalu diarahkan ke tempat pencucian tangan yang sudah tersedia. Begitu juga saat masuk dalam ruang kelas,” ujarnya.

Dia mengatakan, dari jumlah siswa-siswi yang mengikuti ujian sekolah di hari ketiga ini sebanyak 139 siswa. “Dari 139 siswa ini ada dua siswa yang memang tidak hadir mengikuti ujian sekolah. Jadi mengatasinya, kedua siswa ini akan ada ujian susulan,” ungkapnya. (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Rifat Munisa

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah