Tarakan

Pandemi Covid-19, Stok Darah PMI Tarakan Aman

Aktivitas donor darah di PMI Tarakan. (Foto: Ariyanto)

TARAKAN, Koran Kaltara – Selama pandemi Covid-19 jumlah pendonor di Kota Tarakan turun hingga 50 persen. Namun permintaan darah juga mengalami penurunan.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Tarakan, Edi Samudro mengatakan, jumlah ketersediaan dan permintaan imbang, meski secara jumlah mengalami penurunan selama Covid-19.

“Pendonor turun, kebutuhan juga turun. Kami tetap berusaha kebutuhan darah bisa terpenuhi terus selama pandemi Covid-19 ini,” terang Edi Samudro, Senin (6/5/2020).

Edi menerangkan, turunnya permintaan juga mencapai setengah atau sekitar 50 persen dari hari biasanya. Jika biasanya kebutuhan darah sekitar 30 kantong, saat ini 15-16 kantong per hari.

“Stok darah saat ini 303 kantong dengan rincian, darah lengkap (WP) 61 kantong, sel darah merah (PRC) 32 kantong, plasma beku (FFP) 156 kantong dan trombosit 54 kantong,” ungkapnya.

Berapa pun permintaan, UTD PMI Tarakan siap memenuhi kebutuhan darah. Jika kebutuhan turun akan disesuaikan, namun jika permintaan naik PMI akan berusaha mencari mendapatkan darah.

“Tinggal dipanggil saja pendonor aktif. Memang agak berbeda jika sebelum Covid-19 orang datang sendiri, tapi sekarang lebih banyak dipanggil,” bebernya.

UTD PMI Tarakan biasanya memenuhi permintaan darah untuk rumah sakit yang ada di Tarakan dan luar daerah di wilayah Kaltara jika ada permintaan. (*)

BACA JUGA:  

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik