Politik

Pandemi Covid-19, Pengawas Ad Hoc Dinonaktifkan Sementara

Ketua Bawaslu Tarakan, Sulaiman

TARAKAN, Koran Kaltara – Selama pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) seluruh pengawas ad hoc dihentikan sementara atau dinonaktifkan sampai ada tahapan diadakan.

Ketua Bawaslu Tarakan, Sulaiman menjelaskan, tidak ada kegiatan pengawas ad hoc yang akan mereka awasi karena tahapan dari KPU dihentikan, sehingga Bawaslu RI juga memberikan edaran supaya adhoc dihentikan sementara.

“Mulai 31 Maret semua pengawas adhoc dihentikan, tidak ada lagi pengawas adhoc sementara,” jelas Sulaiman, Minggu (5/4/2020).

Bawaslu Tarakan sudah mengeluarkan surat keputusan per tanggal 31 Maret 2020 menonaktifkan semua pengawas adhoc.

“Jadi sekarang tinggal Bawaslu Kota (yang aktif), yang dihentikan Panwascam, Panwas Kelurahan, termasuk seluruh staf di Panwascam dihentikan semua,” katanya.

Sedangkan semua proses gaji, sarana prasarana dan kegiatan pengawas ad hoc juga dihentikan semua dan akan direkrut kembali setelah ada tahapan.

“Bawaslu tidak akan proses rekrut ulang, prosesnya kan sudah berjalan pengawas ad hoc, tinggal di-SK-kan langsung,” ujarnya.

Bawaslu mengimbau selama pandemi Covid-19, pengawas ad hoc tetap berada di rumah, menjaga kesehatan dan terus belajar mempersiapkan diri menghadapi pilkada. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik