Nunukan

Nunukan Tambah 26 Kasus Baru Covid-19

Salah satu upaya pengetatan di PLBL Nunukan. (foto: Asrin)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Penambahan kasus baru di Kabupaten Nunukan saat ini masih terjadi. Terkini, ada 26 kasus baru ditemukan pada Senin (12/7/2021) siang.
Juru Bicara Satgas Penanangan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono menyampaikan, dari 26 kasus baru itu,  dua orang diantaranya merupakan pelaku perjalanan. Keduanya warga Nunukan Utara berinisial Aa (21) dan  warga Nunukan Timur berinisial MAL (61).

“Semua pasien konfirmasi baru ini menjalani isolasi mandiri,” ungkapnya kepada Koran Kaltara, Senin (12/7/2021) siang.

Selain penambahan kasus baru, dia juga menyampaikan ada 12 kasus sembuh. Kasus ini telah selesai menjalani isolasi mandiri, yakni dua warga Sebuku, dua warga Nunukan Selatan dan delapan orang warga Sebatik Utara.

“Selain itu, ada juga pasien suspek dan pasien kontak erat dari pasien konfirmasi sebelumnya,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, jumlah pasien yang masih dalam perawatan atau pemantauan mencapai 454 kasus. Total kasus secara keseluruhan ada 2.026 kasus. Dan 1.541 kasus telah sembuh. Serta, ada 31 kasus kematian Covid-19.

“Saat ini, hanya 18 pasien konfirmasi dirawat di RSUD Nunukan. Diantaranya, 15 kasus di Ruang Isolasi Covid RSUD Nunukan dan tiga kasus di Ruang Perawatan Suspek RSUD Nunukan. Kemudian, ada 8 pelaku perjalanan isolasi di Rusunawa. Sisanya isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” jelas dia.

Dia menyampaikan, penyebaran penularan Covid-19 tertinggi masih di Kecamatan Nunukan, mencapai 803 kasus. Tertinggi kedua di Kecamatan Sembakung mencapai 357 kasus dan ketiga di Nunukan Selatan berjumlah 274 kasus.

“Peningkatan penularan juga terjadi di Kecamatan Sebatik Timur, yang sudah mencapai 163 kasus, Sebatik Utara 141 kasus, Sebatik Tengah 50 kasus dan Sebatik Barat 48 kasus. Namun di Kecamatan Sebuku juga tinggi ada 60 kasus. Kecamatan lainnya  berada di bawah 40 kasus,” jelasnya.

Menurut dia, Tim Covid-19 terus melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk Pulau Nunukan. Ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Nunukan dan Satgas Covid Nunukan terbaru.

“Termasuk swab secara acak terhadap pelaku perjalanan masih kita lakukan di pelabuhan atau dermaga. Karena, kasus pelaku perjalanan masih tinggi,” jelasnya.

Dia meminta masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19, khusus yang menjalani isolasi mandiri, untuk benar-benar melakukan isolasi mandiri dan protokol kesehatan.

“Jangan sebaliknya, justru jalan-jalan keluar rumah. Itu membahayakan keluarga dan orang lain yang berada di lingkungannya,” tandas dia. (*)

Baca juga: Di Nunukan Ada 141 Kasus Baru Positif Covid-19

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment