Ekonomi Bisnis

Ngopi di Kafe Fakultas Senja, Bupati Bulungan Nikmati Olahan Kopi Lokal

Bupati Bulungan Syarwani saat berada di Kafe Fakultas Senja Tanjung Selor. (Foto: Agung)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Bupati Bulungan, Syarwani, meluangkan waktu datang ke Kafe Fakultas Senja, Sabtu (18/6/2022) malam.

Kedatangan Syarwani untuk mencoba kopi lokal dari Kawasan Transmigran SP5 yang diolah oleh teknologi paska panen Kafe Fakultas Senja.

Di sela-sela menikmati kopi, Syarwani memberikan apresiasi atas inovasi dan kreatifitas masyarakat Bulungan dalam pemberdayaan produk lokal. Khususnya komoditas kopi yang disukai hampir semua kalangan.

“Kopi yang saya nikmati malam ini tumbuh dan dipanen di Bulungan. Bahkan proses mengolah sampai siap dihidangkan juga di sini. Ini sangat bagus sekali,” kata Syarwani.

Ia berharap kopi lokal Bulungan dapat diproduksi berkelanjutan. Sehingga, dapat menjadi ikon baru daerah dan sumber pendapatan masyarakat sekitar.

“Mudah-mudahan ini bisa terus diangkat keberadaannya, sehingga banyak orang yang tahu bahwa di Bulungan ada potensi pengembangan kopi,” ujarnya.

Syarwani berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembuatan kopi lokal tersebut. Ini diharap dapat menginspirasi warga lain untuk memberdayakan potensi di sekitar.

“Kita apresiasi terhadap masyarakat SP 5 selaku petaninya, terima kasih juga atas pendampingan dari Pak Deni dan Fakultas Senja,” jelasnya.

Secara umum, Syarwani optimis eksistensi kopi lokal Bulungan bisa semakin berkembang. Tinggal diikuti dengan keseriusan penanganan dari tingkat hulu sampai hilir.

Ia mengajak semua pihak di dalamnya bisa menunjukkan keseriusan yang dimaksud. Terlebih komoditas ini potensial secara nilai ekonomi.

“Tinggal kembali kepada keseriusan kita, memang butuh kolaborasi dengan pihak yang punya cita-cita sama. Maka dari itu, saya ajak Pak Sekda dan Pak Kadis pertanian untuk ikut juga sekarang, ini sebagai bentuk support kita agar ke depan diproduksi massif dan dipasarkan secara luas,” paparnya.

Ia menyadari pengembangan produk lokal perlu didukung masyarakat sebagai konsumen.

Syarwani mengajak seluruh warga Bulungan untuk turut berkontribusi. Termasuk juga kafe dan kedai kopi lain di Bulungan.

“Sebagai kepala daerah, tentu bukan hanya mendorong produksi juga, tapi mengajak masyarakat mau beli produk lokal. Kalau bukan kita, siapa lagi. Untuk bisa dipasarkan secara luas, kan juga tumbuh awalnya dari kita dulu,” kata Syarwani.

Pemilik Kafe Fakultas Senja, Rizky Faris Fazaqinthara mengatakan, ada dua teknik pengolahan kopi yang disajikan untuk bupati dan jajarannya semalam, yakni teknik tubruk dan V60, lalu juga ada varian es coffee latte.

“Untuk coffee latte, espressonya dari kopi lokal liberika juga,” kata Faris. (*/ bis)

BACA JUGA:

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Didik