Tarakan

Natal dan Tahun Baru, KSOP Prediksi Jumlah Penumpang Turun

Pemeriksaan kelayakan dan kelengkapan kapal jelang Natal dan tahun baru. (Foto: Sahida)

TARAKAN, Koran Kaltara – Menjelang libur hari raya Natal dan Tahun Baru, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan melakukan uji petik dan pemeriksaan kesiapan angkutan Natal dan tahun baru. Pemeriksaan kapal, untuk memastikan kesiapan angkutan saat kemungkinan terjadi lonjakan penumpang.

Meski pengawasan sudah mulai dilakukan, untuk pos angkutan Natal dan tahun baru tahun ini belum ada instruksi untuk dibuka oleh KSOP. Namun, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan angkutan laut setiap hari.

“Kami sudah melakukan pengawasan rutin khusus angkutan speedboat reguler. Selain itu, kami juga sudah melakukan uji petik speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan,” ujar Kepala Kantor KSOP Tarakan, Kapten Mohammad Hermawan melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Syaharuddin dihubungi Minggu (29/11/2020).

Diperkirakan, tahun ini tidak ada kenaikan jumlah penumpang, malah dipastikan akan menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebelum pandemi Covid-19, diakuinya jumlah penumpang menjelang Natal dan tahun baru terus meningkat. Dari data pada tahun 2019, jumlah penumpang yang tiba dan berangkat dari Tarakan sekitar 2.600 orang.

Jika ternyata ada lonjakan, kata Syaharuddin, tergantung dari Gapasdap (Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) untuk mengatur jadwal armada yang dibutuhkan.

“Itu dalam kurun waktu satu hari jelang Natal dan tahun baru. Mungkin saat ini di bawah dari itu. Sekarang saja junlah armada sangat berkurang. Biasanya Tarakan-Tanjung Selor 25 speedboat, sekarang hanya 10 armada,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Gapasdap Tarakan, Mulyadi saat dikonfirmasi mengatakan, aturan pemerintah untuk tidak ada pengumpulan massa mempengaruhi jumlah penumpang speedboat reguler. Namun, ia perkirakan, akan ada kenaikan jumlah penumpang di awal Desember nanti hingga mendekati Natal.

“Sebenarnya, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dinas Perhubungan Kaltara sudah membuka kembali trayek asal akan beroperasi kembali. Surat edarannya sudah keluar. Tapi sampai saat ini belum ada arus kenaikan penumpang. Dilihat lagi kondisi Tarakan masih ada penambahan jumlah pasien Covid-19,” tuturnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah