Kaltara

Muncul Kembali Kasus Kematian Corona di Kaltara

Ilustrasi Covid-19

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kasus Corona di Kalimantan Utara (Kaltara) dalam sepekan kembali muncul.

Ada belasan kasus baru, kini tercatat di dua daerah, yakni Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan.

Padahal sebelumnya, semua daerah sudah mencapai angka zero kasus atau tanpa kasus aktif.

Tidak hanya adanya terkonfirmasi positif Covid-19, kasus kematian akibat virus yang diketahui berasal dari Wuhan, China itu juga muncul.

Terbaru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara mengungkapkan adanya seorang perempuan, warga Nunukan yang dinyatakan meninggal dunia.

“Informasi kasus meninggal (inisial) Ny.R (83 tahun) perempuan domisili Nunukan. Meninggal di RSUD Malinau tanggal 22 Juli. Hasil Positif PCR keluar tanggal 26 Juli (sampel diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Tarakan), komorbid PPOK, status vaksin 1 kali,” tulis pihak P2P Dinkes Kaltara, Rabu (27/7/2022) malam.

Dengan bertambahnya kasus kematian itu, kini total yang meninggal dunia se-Kaltara sejak adanya pandemi, yakni sebanyak 867 orang.

Jumlah tertinggi masih ada di Tarakan 374 orang. Kemudian berturut-turut Bulungan 224 orang, Nunukan 144 orang, Malinau 96 orang dan Tana Tidung 29 orang.

Adapun data terbaru kasus aktif di Kaltara sebanyak 17 orang, terbagi di Bulungan 10 orang dan Tarakan 7 orang.

Dari belasan orang tersebut, dua pasien yang dirawat di rumah sakit dan 15 lainnya jalani isolasi mandiri.

“Untuk zonasi Covid-19 di Kaltara, masih bertahan empat daerah sudah zona hijau. Hanya Tarakan yang masih zona kuning,” sebut Kepala Dinkes Kaltara Usman.

Akumulasi kasus Corona sejak Maret 2020, saat ini diangka 45.266 orang.

Lalu angka kesembuhan sebanyak 44.382 orang.

Penularan virus Corona masih terjadi di masyarakat, sehingga pihak Dinkes menghimbau agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan.

“Termasuk untuk vaksinasi, agar yang belum vaksin segera vaksin. Yang masih vaksin pertama bisa melanjutkan ke vaksin kedua sampai booster (vaksin ketiga),” jelas Usman. (*)

BACA JUGA:

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment