Hukum Kriminal

Modus Beli Rokok, IS Bawa Kabur Rp8,1 Juta

Pencurian (Foto: Ilustrasi/internet)

TARAKAN, Koran Kaltara – Entah karena apes, atau kurang lihai. Setelah mencuri uang hasil penjualan sembako di toko dekat rumahnya, IS (30) dijemput polisi di rumahnya, di RT. 10 Kelurahan Pantai Amal, Minggu (17/5/2020). Aksi pencurian yang dilakukan IS, diketahui setelah pemilik toko sembako membuka rekaman CCTV yang ada di dalam toko.

Kapolsek Tarakan Timur AKP Faesal menuturkan, awalnya IS hendak membeli rokok di Kios Ani, sekira pukul 21.00 Wita, Sabtu (16/5/2020). Saat hendak membeli rokok, IS dilayani petugas kasir dan melihat uang di dalam kantong plastik warna hitam, disimpan di laci yang terbuka. Niat IS yang hendak membeli rokok, langsung berubah setelah melihat ada uang di dalam laci.

“Waktu terlapor ini sebutkan nama rokoknya, tidak ada rokoknya itu di dekat meja kasir. Sehingga, petugas kasir itu ke belakang mengambilkan rokok,” ujar Faesal dikonfirmasi, Selasa (19/5/2020).

Saat itulah, IS langsung beraksi mengambil uang yang ada di dalam kantong plastik dan diselipkan di lengan kirinya, sambil ditutupi handuk. IS memang datang ke Kios Ani ini dengan membawa handuk, karena lokasi kios dan rumahnya tidak jauh dan kebetulan IS hendak mandi.

Setelah kasir datang dan menyerahkan rokok, IS langsung membayar rokok yang dipesannya dan pulang. Uang dalam plastik yang diselipkan di lengan kirinya, tidak dilihat pemilik toko maupun pembeli lain yang ada di dalam toko.

“Sekitar jam 10 malam, toko sudah ditutup. Waktu pemilik toko tanya ke kasirnya, uang hasil penjualan ke kasirnya sudah tidak ada. Kasir juga kaget, uang yang disimpan ini siapa yang mengambil,” tuturnya.

Kemudian, pemilik toko mengecek CCTV dan terlihat IS yang mengambil uang tersebut di tempat penyimpanan. Wajah IS juga dengan jelas terlihat di CCTV, sehingga korban memastikan pelaku adalah IS yang juga merupakan warga di RT.10, Kelurahan Pantai Amal.

“Kita lakukan penyelidikan, IS diamankan. Uang Rp8,1 juta yang dicuri dari toko sembako itu, sudah dibelanjakan pelaku Rp500 ribu dan digunakan untuk beli sabu untuk dikonsumsi berdua bersama temannya,” kata Faesal.

IS ditetapkan tersangka dan telah ditahan sejak Senin (18/5/2020). Dia disangkakan pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP. “IS ini nelayan rumput laut, tinggal di dekat kios Ani. Kita sangkakan pasal tentang pencurian, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara,” tegasnya. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah