Bulungan

Minimalisir Dampak, Rekomendasi KLHS Kembali Diuji Publik

Bupati Bulungan Syarwani saat memberikan arahan pada uji publik II KLHS terkait RPJMD Bulungan, Senin (3/5/2021). (Foto : Nurjannah)
  • Beriringan dengan Pembahasan RPJMD, Sebelum 6 Bulan Ditarget Selesai

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Penyusunan Rencana Pembangunan Jangan Menengah Daerah (RPJMD) Bulungan tahun 2021-2026 hingga kini telah berproses. Pembahasan RPJMD dilakukan  beriringan dengan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Bertempat di Kantor Bupati, Senin (3/5/2021) melalui Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian Pengembangan (Bappeda-Litbang) Bulungan menggelar uji publik KLHS untuk kali kedua.

Bupati Bulungan Syarwani yang membuka kegiatan itu menyampaikan, konsultasi publik kedua ini, merupakan sarana untuk lebih menyempurnakan kajian lingkungan hidup strategis atau atau KLHS, maupun penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah atau RPJMD Bulungan tahun 2021-2026.

“Dalam hal ini ada beberapa proses yang harus dilalui dalam penyusunan KLHS. Yaitu, pengintegrasian rekomendasi dalam KlHS ke dalam kebijakan, rencana, dan program RPJMD tahun 2021  2026,” urai Syarwani.

Selain itu, melalui uji publik ini, lanjutnya,  sekaligus juga menjadi sarana penjaminan mutu KLHS dan validasi KLHS. Di mana semua proses tersebut berjalan beriringan dengan proses penyusunan RPJMD Bulungan.

Diharapkan dengan proses yang ada, KLHS RPJMD tersebut bisa selesai sebelum 6 bulan setelah dilantiknya bupati dan wakil bupati.

Menurutnya, melalui KLHS ini akan terlihat target capaian program hingga tahun 2026 mendatang dan juga akan tergambar berapa jumlah anggaran yang dibutuhkan.

“Oleh karena itu, saya meminta kepada organisasi perangkat daerah  (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Bulungan, agar dapat menyiapkan data-data yang menjadi kebutuhan dalam penyusunan KLHS RPJMD,” katanya.

Syarwani mengingatkan kembali, terintegrasinya KLHS dalam dokumen RPJMD merupakan hal yang sangat penting. Hal itu juga agar segala dampak negatif yang mungkin muncul dalam pelaksanaan pembangunan dapat diminimalisir.

“Saya, berharap melalui konsultasi publik ini kita dapat menyerap banyak masukan, saran positif dan konstruktif. Sehingga pembangunan yang berkelanjutan dapat kita wujudkan secara optimal di Bulungan. Sebagai upaya dalam menjamin keutuhan lingkungan hidup, keselamatan, kemampuan, kesejahteraan dan pembangunan kualitas hidup manusia,” paparnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Bappeda dan Litbang Bulungan Iwan Sugianta mengatakan, untuk memaksimalkan capaian program, Pemda harus bekerja cepat dan perlu adanya trobosan agar targetnya bisa tercapai selama masa jabatan. Sementara itu dalam hal proses penyelesaian RPJMD, Iwan menambahkan, setelah rancangan awal ini dikonsultasikan ke gubernur, dan singkronisasi dengan RPJMD Provinsi Kaltara.

“Setelah penyelesaian mendapat izin juga dari gubernur, kita lakukan tahapan berikutnya, menginjak ke rancangan akhir. Saat ini kajian KLHS juga masih berproses, kita akan coba sesuaikan kembali hingga penyusunan final,” tambahnya. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah