Bulungan

Menuju Bulungan Berdaulat Pangan

Pengembangan pangan tak sebatas produksi padi, Bulungan kembangkan bebagai komoditi pangan. (Foto: Norjannah)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemkab Bulungan melalui Dinas Pertanian, optomis bisa mewujudkan Bulungan berdaulat pangan.

Berbagai program dikembangkan, baik pembukaan lahan tanam, hingga pengembangan berbagai bibit unggul.

Ke depan, ketersediaan pangan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bulungan, tetapi dipersiapkan untuk pertumbuhan penduduk sebagai dampak dari industri.

Seperti pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI), Tanah Kuning – Mangkupadi.

Belum lama ini, Pemkab Bulungan bekerja sama dengan Kodim 0903 Tanjung Selor melakukan tanam perdana padi dan jagung di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara.

Dalam kesempatan itu, Dinas Pertanian turut menyalurkan bantuan dari Kementerian Pertanian berupa 1.000 bibit durian.

Kepala Dinas Pertanian, Ahmad Yani mengatakan, kegiatan penanaman padi jenis Cakra Buana, kali ini di lahan seluas 3 hektare dan jagung jenis P35 Pioner di lahan seluas 2 hektare.

Pengembangan pangan tersebut, termasuk penanaman bibit durian berada di lokasi wisata Batu Tumpuk, Tanjung Palas Utara.

“Pengembangan yang kita lakukan untuk pangan Bulungan lebih baik. Itu juga selaras dengan visi mewujudkan Kabupaten Bulungan yang berdaulat pangan, maju dan sejahtera, serta salah satu upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan menyejahterakan masyarakat petani di Bulungan,” ujarnya.

Menurut Yani, berdaulat pangan ini memiliki arti kemampuan memenuhi pangan melalui produksi lokal.

Kemudian melalui pangan dari hasil pertanian, diharapkan dapat memajukan daerah serta menyejahterakan masyarakat Kabupaten Bulungan.

“Visi tersebut didukung adanya pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning – Mangkupadi. Dimana, produk pangan lokal Bulungan diharapkan dapat menjadi pemasok utama bagi pekerja di KIPI,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemenuhan pangan dari Bulungan juga, akan membantu pangan pada pembangunan ibukota negara yang baru di Kalimantan Timur.

Seperti diketahui, Kabupaten Bulungan ditarget bisa menjadi penyangga pangan ke daerah tersebut melalui hasil pertanian, peternakan hingga perikanan.

“Hal ini bukan tidak mungkin. Karena lahan kita di Kabupaten Bulungan ini masih cukup luas untuk dikembangkan sektor pertaniannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Bulungan Syarwani, juga memastikan pengembangan pertanian masih jadi target Pemkab hingga beberapa tahun ke depan.

Bukan hanya berupa produksi beras yang dihasilkan, tetapi hasil pertanian berupa pangan lainnya juga sedang dimaksimalkan.

“Kita juga kembangkan perkebunan kopi, kita sesuaikan potensi lahan dengan pangan yang dikembangkan. Baik itu padi maupun sayur mayur,” tandasnya. (*)

Reporter: Norjannah
Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment