Kaltara

Menjabat 9 Hari, Topan Dilantik Sebagai Bupati Malinau

Bupati Malinau Topan Amrullah beserta isteri abadikan momen bersama Wagub Kaltara Yansen TP juga bersama isteri. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)
  • Target Bisa Tuntaskan Musrenbang 2022

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang melantik Topan Amrullah, sebagai Bupati Malinau sisa masa jabatan Tahun 2016 – 2021. Pelantikan digelar di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara, pada Jumat (26/3/2021), yang turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Yansen TP.

Kepada wartawan, Topan mengaku bersyukur atas pelantikan tersebut. Di mana ia masih bisa mengabdi meski dengan masa jabatan terbilang singkat, yakni sekitar 9 hari (berakhir pada 4 April 2021).

Dia mengatakan, setelah dilantik, masa baktinya efektif bekerja hanya sekitar lima hari, yakni pada Senin (29/3/2021) sampai Jumat (2/4/2021) mendatang. Namun demikian, ia optimis menuntaskan salah satu agenda besar, yaitu Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Malinau.

“Ini (Musrenbang) kita tuntaskan di sisa masa jabatan ini. Supaya nanti untuk bupati dan wakil bupati periode 2021 – 2024 itu, nanti tinggal melaksanakan hasil Musrenbang yang kita putuskan minggu depan,” ujarnya usai dilantik.

Pria yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Malinau mendampingi Yansen TP sebagai bupati, menjelaskan bahwa di Tahun 2021 fokus pada recofusing anggaran dampak Covid-19. Adapun Musrenbang yang akan dilaksanakan, untuk pelaksanaan kegiatan di Tahun 2022, di mana penekanannya lebih kepada penanganan pasca Pandemi Covid-19.

“Jadi (fokus) pemulihan ekonomi masyarakat. Kemudian proses pembelajaran (tatap muka), kita aktifkan kembali. Karena (pemerintah) pusat juga menargetkan Juli tahun ini proses PTM (pembelajaran tatap muka) akan dimulai dengan kelas terbatas,” terangnya.

Dikonfirmasi terkait hal itu, mantan Bupati Malinau dua periode yang kini menjabat Wagub Kaltara, Yansen TP mengatakan, bahwa Musrenbang adalah agenda rutin. Di Malinau, dia katakan Musrenbang dimulai bahkan di tingkat RT, berlanjut di desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Sehingga di tingkat provinsi, itu tinggal mensinkronkan, mengalokasikan, memformulasikan kebijakan-kebijakan strategis disesuaikan dengan visi daerah,” ujar Yansen.

Dia berharap, kepemimpinan yang dilanjutkan oleh Topan Amrullah, juga harus memperhatikan keberlanjutan kepemimpinan baru. Yaitu, kepala daerah hasil Pilkada 2015, yang akan menjalankan roda pemerintah 2021 – 2024.

“Jadi saya beritahukan, jangan sampai dipaksakan visi misi kami (periode 2016 – 2021). Karena misi kami berkahir per 3 April, kita tinggal 9 bulan ke depan (tahun 2021 berakhir), sementara akan menjadi tanggungjawab bupati baru. Jadi Musrenbang harus disesuaikan juga dengan visi misinya dia (kepala daerah selanjutnya),” kata Yansen.

“Musrenbang ini nanti harus mengawal juga visi misi bupati baru, supaya pertanggungjawaban dari bupati yang nanti melanjutkan di 2022, itulah tanggungjawab dia,” tandasnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid

Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendadak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment