Politik

Memasuki Masa Kampanye, Bawaslu Tertibkan APK Liar

Zulfauzi Hasly

TARAKAN, Koran Kaltara – Sesuai tahapan pemilihan umum, pada 26 September hingga 5 Desember merupakan masa kampanye masing-masing pasangan calon. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menentukan titik-titik pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

Oleh karena itu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan melakukan penertiban APK yang dipasang bukan pada tempatnya.

“Pasangan calon baru boleh kampanye setelah dimulainya jadwal yaitu 26 September sampai 5 Desember 2020. Sehingga mulai tanggal 23, 24, dan 25 ini tidak boleh ada kegiatan kampanye. Baliho, spanduk dan lainnya itu merupakan sosialisasi dan itu akan ditertibkan,” terang Ketua Bawaslu Tarakan, Zulfauzi Hasly, Rabu (23/9/2020).

Masa kampanye memiliki waktu 71 hari, nantinya APK yang digunakan wajib pakai yang dicetak oleh KPU. Tim sukses maupun partai politik koalisi dilarang mencetak dan memasang APK secara mandiri, apalagi sampai memasang di pohon dan tempat-tempat terlarang lainnya.

Selain personel Bawaslu, penertiban APK juga melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Polres Tarakan walaupun tupoksinya bukan untuk menertibkan, melainkan sebagai pengamanan anggota.

Untuk APK yang ditempel di angkutan umum sudah koordinasi dengan Dishub di mana ada aturan yang melarang adanya penghalang di kaca belakang.

“Untuk APK yang berada di angkot akan ditertibkan pada 25 September siang, sedangkan APK yang dipasang di tempat-tempat tertentu akan ditertibkan pada 24 September malam. Sedangkan untuk di kendaraan pribadi masih kita lihat regulasinya, apakah memperbolehkan atau tidak,” ucap Zulfauzi.

Sementara itu, Anggota Komisioner KPU Tarakan Heri Fitrian mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemkot Tarakan, untuk menentukan titik-titik pemasangan APK yang diperbolehkan.

“KPU akan difasilitasi titik-titik pemasangan APK, awalnya hanya 28 titik ternyata KPU provinsi minta tambahan setiap kelurahan ada 2 titik sehingga total ada 40 titik. Ini akan difasilitasi lagi oleh Pemkot Tarakan, kemudian sudah kami sampaikan ke PPS untuk terjun ke lapangan melakukan survei titik-titik pemasangan APK,” bebernya.

APK yang boleh dipasang hanya yang dicetak oleh KPU provinsi dengan desain yang diajukan oleh masing-masing pasangan calon.

“APK itu didistribusikan dan dicetak oleh provinsi, tetapi desainnya dari masing-masing calon yang sudah diatur sesuai dengan PKPU. Selanjutnya KPU Kaltara menyerahkan ke KPU kabupaten/kota dan kemudian diserahkan ke masing-masing tim sukses untuk dipasang di titik yang sudah ditentukan,” urainya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Rifat Munisa

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah