Nunukan

Mayoritas Nakes Demam Usai Vaksin Moderna

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono

NUNUKAN, Koran Kaltara – Vaksin moderna bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Nunukan mulai berjalan. Sebab, batas waktu vaksin moderna hanya sampai 30 Agustus.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono mengatakan, kuota vaksin Moderna sekitar 114 vial. Vaksin Moderna ini hanya dikhususkan bagi tenaga kesehatan.

“Saat ini masih berjalan (vaksinasi moderna untuk nakes). Jadi, satu vial itu bisa untuk 14 orang sampai 15 orang. Ini harus dihabiskan, karena tidak boleh melebihi 30 Agustus,” terangnya kepada Koran Kaltara, Kamis (19/8/2021).

Aris Suyono belum menerima data pasti survelen terkait jumlah nakes yang sudah vaksin Moderna.

“Kalau data awal yang menerima dosis pertama itu ada 1.820 nakes. Tapi, tidak semuanya bisa, mungkin ada yang pindah, atau sebagainya,” tuturnya.

Dia menjelaskan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin Moderna lebih tinggi dibanding vaksin jenis lainnya, seperti Sinovac maupun Astrazeneca.

“Jadi, KIPI Moderna ini agak lumayan. Rata-rata nakes yang sudah disuntik, pasti dalam 24 jam akan deman,” tambahnya.

Karena itu, dia mengatakan, bahwa pihaknya tidak berani melakukan vaksinasi moderna secara serentak terhadap nakes.

“Kalau sekaligus semuanya, takutnya¬† nanti tidak ada kerja, makanya tidak berani langsung semua,” pungkasnya.

Namun, Aris mengungkapkan, kasus KIPI berat di Kabupaten Nunukan belum ditemukan. “Rata-rata demam biasa saja. Itu vaksin Moderna. Kalau Sinovac dan Astrazeneca tidak ada ditemukan,” jelasnya.

Menurut dia, cakupan vaksinasi di Kabupaten Nunukan masih sangat rendah, meskipun 25 ribu dosis vaksin sudah datang di Kabupaten Nunukan.

“Mungkin sekarang baru 15 persen. Termasuk vaksin yang datang dua pekan terakhir ini. Ya, akhir Agustus nanti bisa mencapai 20 persen. Mudah-mudahan. Kalau 25 ribu tervaksin semuanya, bisa sekitar 3 hingga 4 persen naiknya. Apalagi ada kemungkinan akan datang stok vaksin di Nunukan,” ucap dia. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment