Hukum Kriminal

Mau Kabur, HN Buang Sabu di Atas Genteng

Tersangka 48,75 gram sabu berinsial HN saat diamankan Sat Reskoba Polres Tarakan. (Foto : Istimewa)

TARAKAN, Koran Kaltara – Sempat kejar-kejaran dengan tim Opsnal Sat Reskoba Polres Tarakan, seorang pria berinisial HN (38) akhirnya dibekuk Sat Reskoba Polres Tarakan dengan barang bukti 48,75 gram sabu.

Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskoba AKP Muhammad Musni menuturkan, HN diamankan di Jalan Kusuma Bangsa, RT 31 Kelurahan Pamusian sekira pukul 13.30 Wita, Kamis (8/4/2021) lalu.

“Kami lakukan penyelidikan di Jalan Kesuma Bangsa, sekitar RT 31. Laporan dari masyarakat, di sekitar situ sering ada transaksi sabu. Sampai si HN ini datang dan gayanya mencurigakan. Mau kami amankan, malah mencoba melarikan diri,” ujarnya, dikonfirmasi Jumat (16/4/2021).

Kasat Reskoba mengungkapkan, HN datang ke lokasi tersebut sekira pukul 13.30 Wita. Saat hendak didekati, HN kemudian melarikan diri. Tim Opsnal langsung melakukan pengejaran orang yang dicurigai tersebut.

Saat dilakukan pengejaran ini, tim melihat orang yang dicurigai membuang satu buah bungkusan ke atap genteng salah satu bengkel di Jalan Kusuma Bangsa. Sedangkan HN berhasil diamankan tidak jauh dari bengkel.

“Sebelumnya memang kejar-kejaran dengan menggunakan motor. Saat itu juga kami pastikan kebenaran identitas. Ternyata benar, tersangka berinisial HN alias Din,” tandasnya.

HN pun langsung dimintai keterangan, terkait barang yang dibuangnya. HN pun mengakui barang yang dibuang ke atap bengkel, merupakan narkotika jenis sabu. HN diminta mengambil barang bukti yang dibuangnya, dengan disaksikan pemilik bengkel.

Namun, saat dilakukan interogasi, HN malah membantah sabu yang ditemukan tersebut merupakan miliknya. Setelah mendapatkan saksi yang sudah memastikan sabu tersebut milik HN, Tim Opsnal Sat Reskoba langsung menggiring HN ke Polres Tarakan untuk proses lebih lanjut.

“Selain membawa HN, maupun sabu yang dibuangnya tersebut, kami juga melakukan penyitaan dua unit handphone serta satu unit sepeda motor yang digunakan HN,” katanya.

HN sendiri merupakan warga Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat dan datang ke Jalan Kesuma Bangsa ini hendak mengantarkan pesanan sabu.

Saat ini, HN disangkakan pasal 114 ayat 2 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

“Tersangka ini pengedar. Cuma sampai sekarang tidak mengakui, padahal sudah lama kami incar. Di situ kendalanya. Makanya, mau kami kembangkan dapat barang dimana dan sama siapa, terkendala dia (HN) ini tidak mau mengaku. Tapi sampai sekarang masih kami kembangkan,” tegasnya. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Rifat Munisa

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah