Kaltara

Masyarakat Diminta Aktif dalam Musrenbangdes

Wawancara – Anggota DPRD Kaltara, Karel Sompotan saat diwawancara awak media, Rabu (25/11/2020). (Foto : Agung/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (DPRD) dari Partai Bulan Bintang (PBB), Karel Sompotan, meminta masyarakat untuk bisa aktif menyampaikan aspirasinya dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Dijelaskan Karel, keaktifan masyarakat dalam Musrenbangdes berpengaruh besar terhadap difasilitasinya aspirasi tersebut oleh pemerintah. Baik di tingkat kabupaten dan kota, provinsi hingga pemerintah pusat. Ini disebabkan penyusunan APBD hingga APBN memprioritaskan aspirasi yang disampaikan secara resmi dari tingkat paling bawah. Yaitu Musrenbangdes.

“Teknisnya memang dari kami ada reses. Itu sudah dilakukan dan sudah disampaikan ke Bappeda untuk tahun depan. Tapi sistem memprioritaskan usulan yang sebelumnya disampaikan berjenjang. Mulai dari Musrenbang tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi,” jelas Karel, Rabu (25/11/2020).

“Jadi selain kita perjuangkan saat ini, kita juga sampaikan ke mereka agar usulan yang belum terpenuhi, bisa kembali disampaikan saat Musrenbangdes,” ujarnya melanjutkan.

Perihal agenda resesnya di Masa Sidang III yang belum lama ini dilakukan, Karel menjelaskan, masyarakat di Kecamatan Tulin Onsoi dan Lumbis Pansiangan – Kabupaten Nunukan, meminta agar Pemprov Kaltara bisa mendirikan sekolah di wilayah mereka.

Keberadaan satuan pendidikan yang dekat dengan permukiman penduduk, dinilai masyarakat sangat dibutuhkan anak usia sekolah di sana. Dimana mereka tidak perlu menempuh jarak yang cukup jauh lagi.

Khusus untuk Kecamatan Tulin Onsoi, sekolah yang dibutuhkan adalah jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan di Lumbis Pansiangan mencakup SMA dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Terakhir saya Reses kemarin, pada bidang pendidikan, masyarakat di Tulin Onsoi sampaikan kalau mereka butuh SMA. Sedangkan di Lumbis Pansiangan butuhnya SMA dan SMP. Karena SMP kewenangannya di Pemda Kabupaten, kita akan teruskan kesana,” papar Karel.

Lanjut dia, masyarakat di dua kecamatan tersebut juga menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur jalan hingga telekomunikasi.

“Kemarin mereka juga minta di aspal lapen (lapis penetrasi makadam) jalan yang sebelumnya sudah dibuka dan diagregat dengan ADD (Alokasi Dana Desa). Di Desa Tambalang Hulu (Kecamatan Lumbis Pansiangan), juga minta jembatan ulinisasi,” jelas Karel.

“Kemudian di telekomunikasi, mereka tanya lagi kapan jaringan masuk kesana. Ini sudah saya konfirmasi ke Kominfo. Mereka bilang tinggal lakukan pengadaannya saja. Kalau survei sudah dilakukan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah