Hukum Kriminal

Mantan Pacar Sebar ‘Video Panasnya’ Dilaporkan

Foto: Ilustrasi/Internet

NUNUKAN, Koran Kaltara – Seorang pria berinisial FZ alias IC (19) warga Nunukan harus berhadapan dengan aparat kepolisian. Sebab, dia dilaporkan orangtua dari mantan kekasihnya yang masih berumur 15 tahun, Rabu (30/6/2021).

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar melalui Kasat Reskrim Polres Nunukan AKP Marhadiansyah Tofiqs Setiaji menjelaskan, bahwa persoalan itu berawal saat kekasih FZ meminta putus.

“Namun, FZ tidak mau dan mengancam kekasihnya akan menyebarkan video mereka saat melakukan hubungan layaknya  suami istri di salah satu hotel Nunukan,” jelasnya kepada Koran Kaltara, Rabu (30/6/2021).

Awalnya, kata dia, gadis itu takut akan ancaman mantan pacarnya. Namun, seiring berjalannya waktu, gadis itu sudah tak tahan lagi dan meminta putus.

“Nah, video yang disebar pria itu berdurasikan 30 detik. Sebenarnya video aslinya 2 menit. Jadi saat mereka melakukan hubungan badan, pacarnya merekam menggunakan handphonenya,” jelasnya.

Dia mengaku video ini belum sempat viral di berbagai media sosial. Sebab FZ hanya menyebar video tersebut melalui chat pribadi seperti massenger, IG, WhatsApp.  Video yang disebar itu sudah dipotong.

“Dari pengakuan korban, mereka terakhir melakukan hubungan badan pada bulan puasa kemarin,” ujarnya.

Menurut dia saat mengetahui anaknya dirusak pacarnya, orangtua gadis itu berang dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

“Saat ini, kita masih dalami kasusnya dan meminta keterangan korban lebih lanjut. Jadi ada kasus yang kita sangkakan, pertama persetubuhan anak di bawah umur dan penyebaran video pornografi,” bebernya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Nunukan AKP M Karyadi mengimbau kepada orangtua untuk lebih mengawasi anaknya yang masih di bawah umur.

“Jangan sampai menjadi korban pergaulan bebas. Itu akan merusak masa depannya,” ucap dia. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

1 Comment

Click here to post a comment

  • Heran deh, inikan msa barengan pacaran, yg pasti melakukan hubungan pda saat mreka pcran mau sama mau,gk ada paksaan ,mnimal bukan kata2 merusak, klo mau laporan yaa fokus sama penyebaran video porno itu aja, laki2 gk akan mau jga klo perempuan nya bsa nahan, klo perempuan nya open, dan iyain, jgn Blang ngerusak, objektif jga dong para orang tua, bgtu jga perempuan sayangi diri jgn mudah memberikan kehormatan selain suamimu kelak, upss kok sok ngajar ya aq🤣, ohyaa makasih beritax Koran Kaltara, terus mengudara ☺️🙏🙏, maaf jika komen saya ngegas.