Kaltara

LPAD KT-KU Deklarasikan Pilkada Damai dan Terapkan Prokes

LPAD KT-KU deklarasikan dukungan untuk pelaksanaan Pilkada dengan damai dan menolak isu hoaks. (Foto : Sahida/Koran Kaltara)

TARAKAN – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun ini akan digelar pada 9 Desember mendatang. Tinggal menghitung hari, pengamanan dalam tahapan Pilkada ini pun semakin diperketat untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antar pendukung, maupun ada isu hoaks yang beredar.

Tak hanya aparat kepolisian, Lembaga Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur-Kalimantan Utara (LPADKT KT-KU) juga turut memberikan dukungan tahapan Pilkada berjalan dengan damai.

LPAD KT-KU mendeklarasikan untuk siap mewujudkan Pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Kaltara, yang aman, damai dan sejuk. Serta mematuhi protokol kesehatan.

“Kami mendukung pemerintahan Presidennñ Joko Widodo untuk melanjutkan program pemerintahannya dan menolak segala bentuk hal yang menghalangi program pemerintahan. Siap menjadi benteng pemerintahan dan Bangsa Indonesia dari kelompok yang mengganggu ketidakstabilan Kamtibmas,” seru para anggota LPAD KT-KU, membacakan deklarasi di kantornya, Selasa (24/11).

Ketua LPAD KU-KT Kota Tarakan Markus Petrus menuturkan, pihaknya memberikan dukungan Pilkada berjalan damai. Sikap LPAD KT-KU, kata dia, sebagai wujud kebersamaan organisasi dengan semua pihak menjaga keamanan, kedamaian di Tarakan dan Kaltara secara umum.

Ia berharap, dukungan dan keterlibatan organisasi ini bisa menjadi barometer untuk bersama-sama pihak berwajib dan masyarakat maupun ormas lain agar menjaga kebersamaan. Sekaligus menjaga kedamaian, ketertiban dan kerukunan umat beragama. “Kami siap memberantas segala bentuk rongrongan yang sengaja merusak dan mengganggu stabilitas Kota Tarakan dan Kaltara secara umum,” tegasnya.

LPAD KT-KU juga menolak isu Sara, dalam Pilkada dan politik. Ia pastikan akan ikut bersama menjaga Tarakan tetap kondusif, aman damai dan hidup sejahtera. Markus harapkan masyarakat bisa lebih menyaring isu yang beredar, memastikan sebelum disebar kembali agar tidak ada penyebaran isu hoaks yang mengganggu Kamtibmas. “Kami tidak percaya hoaks, kami siap bersama aparat memberantas semua isu yang menggiring masyarakat ke paham tidak baik,” tandasnya.

Penerapan protokol kesehatan, kata dia juga akan bersama-sama semua pihak untuk dilaksanakan dan mengajak masyarakat ikut menerapkan, sebagai langkah memutus rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mengurangi kerumunan massa.

“Kami harapkan, semua kegiatan yang sifatnya sosialisasi dan mengumpulkan masyarakat banyak tetap harus mematuhi aturan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah