Nunukan

Lokalisasi di Nunukan Nyaris Jadi Arang

Warga yang berupaya memadamkan api dengan alat seadanya pada kebakaran yang terjadi di Jalan Persemaian, Nunukan, Jumat (4/1/2019). (Foto: Asrin/Koran Kaltara)
NUNUKAN, Koran Kaltara - Kobaran si jago merah menghanguskan satu unit rumah di Jalan Persemaian belakang areal lokalisasi, sekitar pukul 02.20 Wita. Api yang membakar rumah kontrakan dengan empat pintu itu nyaris saja merambat ke areal blok di lokalisasi Harapan Sadar, Jumat (4/1/2019). Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Nunukan, Abdul Karim mengatakan, bahwa rumah…

NUNUKAN, Koran Kaltara – Kobaran si jago merah menghanguskan satu unit rumah di Jalan Persemaian belakang areal lokalisasi, sekitar pukul 02.20 Wita. Api yang membakar rumah kontrakan dengan empat pintu itu nyaris saja merambat ke areal blok di lokalisasi Harapan Sadar, Jumat (4/1/2019).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Nunukan, Abdul Karim mengatakan, bahwa rumah tersebut milik SA.  Dimana, dua pintu kontraknya berpenghuni dan duanya masih kosong.

“Dari keterangan warga di lokasi, sumber api ini diduga berasal di rumah tidak ada penghuninya,” terangnya kepada Koran Kaltara, Jumat (4/1/2019).

Saat kebakaran, kata dia, dua pasangan suami isteri yang tinggal di rumah itu sangat terkejut lantaran tiba-tiba kepulan asap tebal keluar dari salah satu pintu rumah yang tidak ada penghuninya.

“Kami menduga kemungkinan konsleting listrik. Karena memang di dua kamar itu tidak ada penghuninya,” tuturnya.

Meksi tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu, namun kata dia, kerugian yang dialami korban cukup besar. Sementara, pihaknya menurunkan 3 unit armada dan 2 unit armada suply.

“Pemadam tiba sekitar 10 menit sejak kebakaran dilaporkan. Kebetulan saya langsung turun saat kebakaran,” bebernya.

Meski sudah menurunkan sejumlah unit armada, kata dia, api baru bisa dijinakkan pukul 03.15 Wita. “Pemadaman awalnya dilakukan warga sekitar. Karena dibelakang TKP, ada penampungan atau bak air supplay untuk kebutuhan lokalisasi. Jadi mereka menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api,” ungkap dia.

Dia mengatakan, bahwa musibah kebakaran ini merupakan data awal  yang terjadi pada tahun 2019. Karena itu, masyarakat diminta jika ada kebakaran supaya secepatnya melaporkan ke pemadam kebakaran atau pos-pos pemadam yang sudah disiapkan. (*)

Reporter: Asrin

Editor: Sobirin