Headline

Lima Belas Jabatan Diperebutkan 78 Pelamar

TALK SHOW DARING - Sekprov Kaltara Suriansyah (tengah) dan Kepala BKD Burhanuddin saat menjelaskan terkait seleksi terbuka JPT Pratama, (1/7/2020). (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)
  • Sekprov Tegaskan Timsel Pertaruhkan Jabatan untuk Tetap Objektif

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) membuka seleksi terbuka penerimaan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Ada 15 posisi yang bakal diisi oleh pejabat baru, berdasarkan hasil seleksi yang sementara berjalan saat ini. Pasalnya, terdapat sejumlah posisi yang kosong, baik yang ditinggal pensiun dan akan pensiun, karena rotasi jabatan sebelumnya, meninggal dunia, dan adanya posisi baru imbas perubahan nomenklatur sesuai PP Nomor 72 Tahun 2019 merupakan perubahan dari PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Sesuai tahapan, penerimaan berkas telah selesai, termasuk masa perpanjangan hingga Selasa (30/6). Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Suriansyah mengatakan, pembukaan seleksi di tengah pandemi dipersingkat masa penerimaan berkas sekaligus pendaftarannya. Jika sebelumnya memakan waktu sekitar 15 hari, (kini) menjadi 5 hari berdasarkan edaran Menpan-RB Nomor 52 Tahun 2020 tentang penerimaan JPT di tengah pandemi.

“Waktu pengumuman pertama, dari 15 (lowongan), ada 6 OPD yang pelamarnya kurang dari tiga orang. Sesuai ketentuan tentang seleksi terbuka di masa pandemi, dilakukan perpanjangan tiga hari. Dan terakhir (masa perpanjangan) sampai kemarin (Selasa, 30/6/2020),” kata Suriansyah, Rabu (1/7/2020).

Hingga berakhir masa pendaftaran, diketahui ada 78 pelamar untuk 15 posisi jabatan yang diperebutkan. Hanya saja, panitia seleksi yang diketuai oleh Sekprov itu masih enggan memberikan rincian. Pasalnya, akan dirapatkan kembali berkas yang masuk untuk diseleksi.

“Secara administrasi sudah ada 78 pelamar untuk 15 jabatan. Nanti siapa-siapa yang lolos, ini masih akan kita rapatkan untuk seleksi administrasi. Keputusan yang diambil nanti adalah keputusan yang dituangkan dalam berita acara. Setelah itu, ketua pansel akan sampaikan kepada PPK (pejabat pembina kepegawaian),” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara Burhanuddin, mendampingi Sekprov dalam agenda Respons Kaltara, Rabu (1/7/2020).

Lebih jauh dijelaskan, seleksi yang dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ditegaskan pula, bahwa penjaringan terbuka ini telah mendapat rekomendasi dari Komisi ASN dan restu dari Kementerian Dalam Negeri. Oleh sebab itu, Sekprov dan Kepala BKD menekankan bahwa proses seleksi berjalan objektif, untuk kepentingan pelayanan birokrasi di Pemprov Kaltara.

“Saya yakinkan itu (stigma sudah diatur) tidak ada. Kami di pansel ada tiga orang dari Pemprov, dan empat dari profesional, itu mempertaruhkan jabatan. Seleksi ini sangat objektif dan terbuka. Saya yakinkan ini sangat objektif dan saya yakinkan tidak ada jabatan yang di-setting. Karena jabatan kami taruhannya,” tegas Sekprov lagi, menimpali pertanyaan yang diberikan.

Sementara itu, untuk tahap berikutnya, pansel akan mengumumkan hasil seleksi administrasi. Calon JPT Pratama yang lolos, akan mengikuti uji kompetensi melalui assessment test.

“Kalau dijadwal kita, untuk penilaian potensi dan kompetensi melalui assessment test itu 9 sampai 17 Juli 2020. Tahapan berikutnya penilaian rekam jejak, setelah itu nilai makalah (persentase dan wawancara). Prediksi, 17 Agustus 2020 sudah selesai,” tambah Burhanuddin lagi. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah