Headline

Libatkan Semua Pihak untuk Antisipasi Praktik Monopoli

Marli Kamis

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Aktivitas pengangkutan dan pendistribusian barang dari Sarawak (Malaysia) menuju Krayan, diharap melibatkan semua pihak. Sehingga tidak ada kecemburuan sosial yang muncul di tengah masyarakat. Utamanya para pelaku usaha. Demikian disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara dari Dapil IV Nunukan, Marli Kamis.

Saat dihubungi Koran Kaltara, Senin (10/8/2020),  Marli mengaku ditelepon salah satu Kepala Adat di Krayan perihal tersebut. Dia mendesak OPD terkait di Pemprov Kaltara bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Tadi sore saya ditelepon Kepala Adat dari Krayan. Di sana itu mengertinya isi surat dari Pak Gubernur ke Malaysia ini hanya menunjuk satu orang saja yang menangani kebutuhan dari Malaysia untuk Krayan,” ujar Marli.

“Kalau Kepala Adat di Krayan dan pemerintah desa ini  maunya pengelolaan bisa mengakomodir orang-orang dari lima kecamatan di sana,” imbuhnya.

Berkenaan ini, diharap Marli ada tindakan cepat dari eksekutif untuk memberi penjelasan teknis kepada berbagai pihak di Krayan. “Paling tidak dari OPD di Pemerintah Provinsi bisa kembali koordinasi dengan masyarakat di sana. Jadi mereka bisa tahu jelas diaturnya ini bagaimana. Intinya mereka hanya minta pengelolaan bisa libatkan semua pihak kok,” tukasnya.

Dikonfirmasi juga mengenai hal tersebut, Camat Krayan, Heberly membenarkannya. Secara teknis, pihaknya akan menginformasikan kondisi ini kepada pemerintahan di atasnya. “Memang ada yang sempat sampaikan itu ke kami. Mereka hanya meminta agar jangan sampai ada monopoli nantinya,” ujar Heberly.

“Kami sebagai pemerintah di sini hanya bisa mendengarkan itu saja. Tapi kita akan sampaikan juga ke pimpinan kita di kabupaten dan provinsi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah