Bulungan

Libatkan Pawang untuk Pencarian Orang Hilang

Proses pencarian masih dilakukan polisi bersama warga setempat. (Foto : Ist)
  • Korban Diduga Diterkam Buaya

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Memasuki hari kelima pencarian terhadap orang hilang di Sekatak, belum juga ditemukan. Adanya dugaan, korban hilang karena diterkam buaya. Sehingga dalam pencarian melibatkan bantuan pawang buaya.

Seperti diketahui, seorang wanita berinisial HA hilang tenggelam di sungai Ciajur Desa Sekatak Bengara, beberapa hari lalu. Korban diduga tenggelam, setelah sebelumnya diterkam buaya.

“Untuk membantu proses pencarian, kita pakai pawang (buaya) nanti. Ada tiga (orang) pawang yang kita siapkan. Karena sudah hari kelima ini, buayanya tidak timbul,” kata Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, melalui Kapolsek Sekatak Iptu Mahmud, Rabu (9/6/2021).

Ia menjelaskan, korban yang sudah berusia 61 tahun diduga kuat memang telah diterkam buaya. Lantaran, saat hari ketiga pencarian, ditemukan potongan tubuh manusia serta beberapa potong pakaian milik korban. Ditambah lagi, keterangan dari dua orang saksi jika korban memang diterkam buaya saat sedang mencuci kapah di atas perahu.

“Kita pakai pawang (buaya) karena kita yakin dia (korban) dimakan (diterkam) buaya. Kemarin (hari ketiga pencarian) ada potongan tubuh sama jilbab korban yang kita temukan. Makanya kita pakai pawang, supaya buayanya bisa timbul,” jelasnya.

Terkait kabar penangkapan buaya di Sekatak beberapa waktu lalu, ditegaskan Mahmud bukan buaya yang memangsa korban. Melainkan, itu hanya buaya yang memang ditangkap oleh warga saat sedang melakukan pencarian.

Diungkapkan Mahmud, kepolisian bersama aparat lain, serta dibantu warga setempat masih berupaya memcari korban. Termasuk buaya yang menerkam korban saat di atas perahu.

“Ada memang warga tangkap buaya, tapi bukan yang menerkam korban. Itu buaya biasa, yang ditangkap (warga) saat mencari korban. Kita (aparat) masih terus mencari korban juga bersama warga,” jelasnya.

Seperti diketahui, peristiwa nahas itu bermula ketika korban bersama dua orang lainnya berinisial FA (28) dan SE (43) sedang beristirahat di atas perahu. Saat sedang istirahat, posisi FA sedang memancing di bagian belakang perahu, sedangkan SE duduk di bagian depan.

Saat korban duduk di bagian tengah perahu sambil membersihkan kapah yang baru saja diambilnya. Saat sedang mencuci kapah itu, menurut keterangan dari dua orang saksi itu, tiba-tiba muncul seekor buaya yang langsung menarik korban hingga ke bagian tengah sungai. FA dan SE yang panik, langsung pergi dan melaporkan kejadian itu kepada warga.  (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Eddy Nugroho