Headline

Langkah Konkret dan Penindakan Perlu Dilakukan

JADI PERHATIAN - Pjs Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi memberi perhatian khusus terhadap peningkatan kasus Covid-19 di Kaltara. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)
  • Atensi Pjs Gubernur soal Covid-19, Tempat Umum dan Kerumunan Jadi Perhatian

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Utara terus mengalami peningkatan. Bahkan tercatat hingga Selasa (24/11/2020), akumulasi positif covid-19 mencapai angka 1.236 kasus, dimana yang aktif (dirawat) sebanyak 310 kasus. Paling banyak kasus di Tarakan dengan 237 kasus, kemudian Bulungan 61 kasus, Tana Tidung 6 kasus, Nunukan 5 kasus dan Malinau 1 kasus.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi menaruh perhatian khusus. Pasalnya, lonjakan kasus yang terjadi beberapa hari terakhir cukup signifikan. Perlu langkah konkret dengan mengambil kebijakan khusus menangani kenaikan paparan Virus Corona tersebut.

“Pemprov akan mengambil kebijakan dan tindakan konkret dengan mengutamakan aspek kesehatan masyarakat. Namun juga dengan tetap mempertimbangkan agar roda perekonomian tetap jalan,” tegas Teguh saat dihubungi Koran Kaltara aplikasi pesan singkat WhatsApp, Selasa (24/11/2020).

Bahkan, pihaknya akan menindaklanjuti fenomena merebaknya kasus Covid-19 ini dengan melibatkan semua elemen. Tidak terkecuali pada kepala daerah di lima kabupaten dan kota se-Kaltara.

“Kita akan membahas secara khusus dengan wali kota dan bupati se-Kaltara, dimana kita bersama akan menerapkan aturan-aturan yang ada dalam Pergub atau Perwali dan Perbup yang mengatur penanganan pandemi Covid-19. Sambil secara simultan akan meningkatkan status Perkada tersebut menjadi Peraturan Daerah (Perda),” tuturnya.

Selain itu, setiap satuan tugas yang ada di provinsi, kabupaten dan kota harus lebih intens melakukan tugasnya. Selain pengawasan, juga perlu mengambil tindakan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

“Betul-betul mengefektifkan Satgas tersebut agar bisa berperan dalam penanganan pandemi Covid-19 secara baik. Melakukan penindakan kepada pihak-pihak yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Khususnya yang melanggar 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) dan masalah kerumunan,” tegas Teguh.

Tidak hanya itu, Pjs Gubernur juga memberikan atensi terhadap tempat-tempat umum. Pasalnya, kedisiplinan masyarakat tampak mulai menurun. Ada sejumlah tempat keramaian yang tidak menerapkan protokol kesehatan secara maksimal.

“Pengawasan terhadap transportasi umum, pelabuhan, bandara, terminal, pasar, restauran dan kafe serta lokasi-lokasi yang berpeluang terjadinya kerumunan, termasuk kampanye-kampanye pilkada. Jajaran Satpol PP didukung TNI/Polri akan melakukan operasi dan tindakan dalam penanganan pandemi Covid-19 agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan diminimalisasi,” terangnya.

Sementara itu, langkah-langkah berikutnya, pemerintah daerah akan membahas lebih lanjut. Perlu dilakukan komunikasi dan pembahasan lagi bersama dengan seluruh bupati dan wali kota serta jajaran Forkompimda.

Terus Bertambah, 310 Kasus Covid-19 Aktif di Kaltara

PAPARAN Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus meningkat. Berdasarkan data yang disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, hingga Selasa (24/11/2020), puluhan kasus baru setiap harinya mengalami penambahan.

Pada laporan kemarin saja, total tambahan kasus baru di provinsi termuda di Indonesia ini sebanyak 30 kasus. Puluhan orang yang terpapar Virus Corona merupakan kasus transmisi lokal, Klaster Rumah Sakit dan pelaku perjalanan dari luar daerah.

“Ada tambahan kasus positif baru dari Tarakan 27 orang dan dari Bulungan 3 orang,” sebut Agust, kemarin.

Dengan adanya penambahan kasus tersebut, total kasus aktif (masih dirawat) di Kaltara bertambah menjadi 310 kasus. Paling mendominasi masih di Tarakan dengan 237 kasus. Kemudian yang kedua di Bulungan dengan 61 kasus. Menyusul Tana Tidung 6 kasus, Nunukan 5 kasus dan Malinau 1 kasus.

“Data tambahan pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah. Dari Tarakan sembuh 11 orang dan dari Bulungan sembuh 4 orang,” terangnya.

Atas penambahan pasien yang sembuh, total kesembuhan di Kaltara kini menjadi 911 orang. Adapun yang meninggal dunia di Kaltara masih sebanyak 15 orang. “Untuk akumulasi kasus di Kaltara hingga hari ini (Rabu, 25/11/2020) sudah mencapai 1.236 kasus,” katanya menambahkan. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah