Malinau

KPU Tetapkan Anggota DPRD Malinau Terpilih

Foto: Ilustrasi/Internet
  • Diberi Batas Waktu 7 Hari Sampaikan LHKPN

MALINAU, Koran Kaltara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malinau menetapkan 20 calon anggota DPRD Malinau terpilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilaksanakan 17 April 2019 lalu.

Ketua KPU Malinau Lasinias menjelaskan, bahwa penetapan calon anggota DPRD Malinau terpilih dilaksanakan,  Senin (22/7/2019) malam di Gedung Bawaslu Malinau.

Penetapan calon anggota DPRD Malinau terpilih berlangsung lancer. Dan berita acaranya telah diserahkan kepada saksi partai politik, Bawaslu dan Pemerintah Daerah.

“Meski sempat tertunda beberapa kali. Tapi kami bisa melakukan penetapan. Dan sesuai surat edaran KPU RI itu batas penetapan tanggal 22 Juli,” kata Lasinias kepada Koran Kaltara, Senin (22/7/2019) malam.

Dia mengatakan, bahwa Partai Demokrat memperoleh kursi terbanyak dibanding partai lain, dengan perolehan 7 kursi. Lalu, Partai PDI Perjuangan 3 kursi, Partai Nasdem 3 kursi, Golongan Karya 2 kursi, dan Partai Persatuan Indonesia 2 kursi. Sedangkan  Gerindra, PKS dan PPP hanya memperoleh 1 kursi.

“Penetapan kursi setiap partai politik, sesuai dengan jumlah perolehan suara, baik itu partai politik maupun caleg. Setelah mendapat suara itu baru dirangkingkan lagi,” ungkapnya.

Menurut dia, kemungkinan banyak wajah baru yang duduk di DPRD Malinau. “Kalau secara kalkulasi belum tahu. Tapi kalau dilihat, banyak wajah baru yang akan dilantik,” katanya.

Namun dia mengakui bahwa keterwakilan perempuan di DPRD Malinau belum melebihi 30 persen. “Kalau dilihat dari aturan minimal harus enam. Tapi kalau dilihat di Demokrat ada  2 dan PDI P hanya 1. Artinya hanya ada tiga keterwakilan perempuannya,” jelasnya.

Lasinias mengungkapkan, bahwa calon anggota DPRD Malinau terpilih  diberi batas waktu selama 7 hari untuk menyampaikan LHKPN.

“Kami akan menyurati partai politik dan tembusan kepada calon terpilih untuk dapat melengkapi persyaratan. Terutama laporan LHKPN itu,” imbuhnya.

Soal pelantikan, kata dia,  itu sudah menjadi ranah Pemkab Malinau. “Nanti secara resmi itu akan dilakukan Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

Dia berharap sebelum 7 hari, calon anggota DPRD terpilih dapat menyerahkan persyaratan secara lengkap. Apabila belum memenuhi dan tidak menyetor LHKPN, maka otomatis pelantikannya akan ditunda.

“Saya rasa mereka sudah melengkapinya. Karena sebelum penetapan sudah ada empat atau lima orang yang mau menyerahkan. Hanya saja, arahan dari KPU Provinsi meminta jangan dulu diterima sebelum ditetapkan,” jelasnya.

Dia menyampaikan, bahwa LHKPN baru bisa diterima KPU setelah penetapan. Alasannya, untuk menghindari agar tiadk terjadi kesalahan. Misal, dokumen tersebut hilang dan sebagainya.

“Jadi memang ada yang kita tunda untuk tidak menerimanya. Khawatirnya hilang, sehingga mereka belum menyerahkan. Jadi mudah-mudahan sebelum 7 hari, mereka sudah melengkapinya,” pungkasnya. (*)

Reporter : Sulaiman

Editor : Sobirin