Politik

KPU Malinau Survei Penentuan Titik Pemasangan APK Paslon

KPU Malinau survei lokasi penempatan APK. (Foto: Sollaimansyah)

MALINAU, Koran Kaltara – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malinau melakukan survei lapangan untuk menentukan titik lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon Pilkada Malinau 2020 di seluruh desa yang ada di 15 kecamatan.

Pantauan Koran Kaltara, KPU Malinau bersama instansi terkait dan tim kampanye paslon meninjau di empat kecamatan terdekat, yakni Kecamatan Malinau Utara, Kecamatan Malinau Kota, Kecamatan Malinau Barat dan Kecamatan Mentarang.

Sedangkan 11 kecamatan lainnya dilaksanakan oleh PPK masing-masing kecamatan.

“Survei ke lapangan masih berlangsung hingga sampai sore di empat kecamatan, termasuk juga di 11 kecamatan lainnya,” ungkap Komisioner KPU Malinau Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Antopianus, Kamis (24/9/2020).

Dia mengatakan, penentuan titik APK sudah disampaikan kepada LO paslon pada pertemuan sebelumnya.

Dimana dalam pertemuan itu juga membahas tentang PKPU No 10 tahun 2020, bahwa APK pasangan calon difasilitasi oleh KPU dengan jumlah yang terbatas dan dibiayai KPU.

“Jadi alat peraga kampanye dan bahan kampanye yang dicetak itu difasilitasi KPU. Desainnya dari paslon yang disampaikan ke KPU. Setelah dicetak KPU akan menyerahkan ke paslon dan paslonlah yang akan memasangnya sesuai titik yang ditentukan dan melepas ketika masa tenang nanti,” jelas dia.

Dikatakannya, tempat yang difasilitasi oleh KPU tentu akan berbeda dengan tempat yang akan dipasang dari pasangan calon sendiri.

“Jadi yang kita survei hari ini adalah tempat pemasangan baliho, umbul-umbul dan spanduk yang sudah dicetak KPU. Jadi akan dipasang di titik-titik itu,” ungkapnya.

Kemudian, di dalam PKPU tersebut juga disebutkan, jumlah APK yang harus disediakan di setiap kabupaten lima baliho.

“Kebetulan KPU Malinau dengan ketersediaan anggaran hanya mencetak tiga. Sedangkan untuk paslon bisa mencetak 200 persen atau 10 baliho untuk dipasang di Malinau,” terang dia.

Sedangkan untuk umbul-umbul, lanjutnya, setiap kecamatan KPU hanya memfasilitasi 10 lembar.

Paslon diperbolehkan mencetak 40 lembar umbul-umbul yang dipasang di tiap kecamatan.

“Sedangkan untuk spanduk paslon di setiap desa, KPU memfasilitasi dua spanduk. Nah, paslon menyediakan empat spanduk,” beber dia.

Sementara itu, apabila pasangan calon ingin memasang sendiri, ada ketentuannya.

“Mereka diperbolehkan memasang di lahan penduduk atau lahan warga. Tetapi dengan syarat mempunyai izin dari pemilik lahan atau surat menyurat yang jelas,” tegasnya.

Berkaitan dengan ukuran, Antopianus menjelaskan, ukuran APK harus sesuai yang sudah diatur.

“Jadi ukuran yang dicetak oleh paslon itu harus sama dengan yang dicetak oleh KPU. Mulai dari ukuran hingga desain harus sama. Jadi baliho itu ukurannya 3×5 meter, umbul-umbul 0,5×4 meter, spanduk ukuran 1×5 meter,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA: Bahas APK, Debat Publik, hingga Titik Lokasi Kampanye

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah