Bulungan

KPK Apresiasi Inovasi mPOS oleh Pemkab Bulungan

PEMBAYARAN ELEKTRONIK – Penerapan pembayaran elektronik mPOS Bulungan saat dicoba dan diperlihatkan ke publik. (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)
  • Sistem Pembayaran Elektronik untuk Monitor Retribusi Daerah

TANJUNG SELOR, Koran KaltaraKomisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) memberikan atensi kepada jajaran Pemkab Bulungan dalam melakukan monitoring dan evaluasi upaya pencegahan korupsi terintegrasi di daerah ini. Di sisi lain KPK juga mengapresiasi inovasi Pemkab Bulungan, dalam upaya peningkatan PAD (pendapatan asli daerah) melalui penerapan pembayaran elektronik mobile Point of Sale (mPOS).

Apresiasi KPK disampaikan saat menyaksikan penerapan pembayaran elektronik mobile Point of Sale (mPOS) di hotel dan rumah makan di Bulungan.

Untuk diketahui, Kabupaten Bulungan menjadi yang kabupaten pertama di Provinsi Kaltara yang menerapkan sistem pembayaran tersebut.

Pembayaran dengan mPOS atau disebut juga mesin kasir elektronik di Bulungan, merupakan inovasi pembayaran elektronik terintegrasi dengan Bank Kaltimtara serta dengan KPK RI. Melalui aplikasi ini, juga bisa termonitor realisasi retribusi daerah.

Perwakilan Koordinator Wilayah I KPK RI Yudhiawan mengatakan, inovasi yang dilakukan Pemkab Bulungan ini sangat baik. Sebagai upaya pencegahan korupsi, serta meningkatkan retribusi pendapatan daerah.

“Saya berharap, selain mPOS, sektor-sektor lainnya juga dilakukan peningkatan kegiatan pencegahan korupsi,” ujarnya.

Selain itu, proses monitoring retribusi pendapatan daerah pun diharapkan menjadi semakin baik dan meningkat khususnya di Bulungan. Yudhiawan menilai penerapan mPOS merupakan langkah yang positif dari Pemerintah Kabupaten Bulungan.

Lebih jauh disampaikan, KPK dalam hal ini selain membidangi penindakan juga memiliki bidang pencegahan, informasi dan data, serta pengawasan internal dan pengaduan masyarakat.  “Untuk itu, praktek mark up (penggelembungan) harga, pengaturan pemenang lelang hendaknya harus terus dicegah di kalangan pemerintah,” paparnya.

Terpisah Bupati Bulungan H Sudjati, didampingi Sekretaris Daerah Drs H Syafril berharap, adanya monitoring dan evaluasi oleh KPK di lingkungan Pemkab Bulungan dapat meningkatkan pengelolaan keuangan yang baik dan bersih, termasuk kepada aparatur Pemkab.

Dalam berbagai inovasi, kali ini kembali dilakukan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Bulungan, hal yang sama juga diharapkan dilakukan oleh OPD lainnya.

“Saya berpesan agar segenap aparatur Pemkab Bulungan terus menghindari dan mencegah melakukan tindak pidana korupsi. Lakukan program kegiatan dan keuangannya sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah