Bulungan

Klaim BPJS Ketenagakerjaan di Bulungan Didominasi Pekerja Sawit

Muarif Nazwandi

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Tanjung Selor mencatat layanan yang diberikan kepada para pekerja. Sepanjang tahun 2019, klaim yang masuk berjumlah 1.393. dari jumlah ini, BPJS telah mencairkan anggaran sebesar Rp9,3 miliar.

Perusahaan pelat merah ini  berupaya memeberikan perlindungan bagi tenaga kerja dalam  mengantisipasi risiko kerja di lapangan dengan cara memeberikan jaminan sosial. BPJS Ketenagakerjaan  Tanjung Selor mencatat laporan oleh peserta di wilayah Bulungan dengan jenis klaim yang bervariasi.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Selor, melalui Staf Bidang Pelayanan Muarif Nazwandi mengungkapkan, jenis pekerjaan yang paling banyak meminta klaim jaminan sosial berasal dari perusahaan perkebunan. “Klaim sepanjang tahun 2019 sebanyak 1.393 orang. Ini didominasi oleh karyawan perusahan  kelapa sawit dan perusahan kayu yang ada di Bulungan,” ungkap Arif kepada Koran Kaltara, Senin (24/2/2020).

Ditambahkan Arif, sapaan akrabnya, BPJS juga menerima jenis pelayanan Jaminan Hari Tua. Hanya saja sepanjang tahun 2019, pihaknya lebih banyak menerima klaim dari para pekerja perusahaan. Lanjut dia, bagi perusahan yang memasukkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, memiliki sejumlah persyaratan. “Yaitu melampirkan surat ijin usaha, foto copi rekapan, nanti di situ terdaftar nama pegawai serta data-data pegawainya, dan melampirkan foto copy KTP masing-masing karyawan,” urai dia.

Sementara bagi yang bersifat mandiri, lanjut Arif, syaratnya cukup membawa foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Serta mengisi formulir pendaftaran  yang telah disediakan oleh Kantor BPJS. Adapun program yang ditawarkan oleh BPJS Tanjung Selor adalah Jaminan Keselamatan Kerja (JKK) dan Jaminan Keselamatan Nasional (JKN). Program ini bersifat keselamatan atau asuransi.(*)  

Reporter: Martinus Nampur

Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Avatar

Koran Kaltara

1 Comment

Click here to post a comment