Kaltim

Kejari Kutim Bidik Dua Tersangka

Hendriyadi W Putro
  • Kasus Korupsi Proyek Sumur Bor

SANGATTA – Setelah ditetapkan dua orang  tersangka, terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek pengadaan sumur bor yang menyebabkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah. Kedua tersangka masing-masing menjabat sebagai pelaksana pekerjaan sumur bor atau kontraktor dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Kepala Kejari Kutim, Hendriyadi W Putro menerangkan, pihaknya menargetkan pemberkasan proyek pengadaan sumur bor dalam waktu segera akan selesai. Sehingga seluruh saksi yang sebelumnya sudah diperiksa oleh penyidik umum, bisa memenuhi panggilan maupun memberikan keterangan.

Selanjutnya, pihaknya bisa melimpahkan berkas tahap dua kepada penuntut umum semberi menyiapkan dakwaan kepada para tersangka.

“Dalam kasus ini, kerugian negara ditaksir sebesar Rp268 juta, akibat penyalahgunaan kewenangan anggaran proyek pembuatan sumur bor. Pelaku berinisial RA selaku kontraktor dan RR  pejabat pembuat komitmen di Dinas PU,” kata Hendriyadi.

Proyek tersebut disinyalir sudah berjalan sejak 2019 lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltim dan bantuan keuangan (Bankeu) hingga akhirnya kasus ini terhembus di 2020 setelah dilakukan penyelidikan melalui dokumen terkait.

Sejumlah dokumen telah diperiksa, ada yang tidak sesuai dengan spesifikasi proyek, sehingga pembangunan tidak sesuai dengan peruntukannya. “Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen hingga kami menetapkan dua orang tersangka untuk ditindaklanjuti,” sebutnya.

Selanjutnya, kedua tersangka akan ditahan di Kejari Kutim, sebelum kasus dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Samarinda untuk disidangkan. Sebelumnya, pihaknya menargetkan kasus tersebut sudah mulai disidangkan pada Mei mendatang.

Untuk diketahui, awal mula kasus tersebut mencuat detik-detik peralihan jabatan dari pejabat lama hingga pejabat baru untuk menindaklanjuti pelimpahan kasus tersebut. (*)

Sumber: Koran Kaltim

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah