Bulungan

Kawasan Transmigrasi Sepunggur Diproyeksikan jadi Wilayah Perkotaan

Bupati H Sudjati saat mengunjungi salah satu kawasan transmigrasi di Bulungan. (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kawasan transmigrasi di Bulungan, salah satunya Sepunggur Desa Tanjung Buka, menjadi kawasan yang dinilai bisa dikembangkan sebagai wilayah perkotaan. Hal ini menjadi gambaran bahwa program transmigrasi berpotensi menjadikan pengembangan wilayah baru.

Plt Kepala Bappeda-Litbang Bulungan  Iwan Sugianta mengatakan, beberapa wilayah transmigrasi di Bulungan berpotensi menjadi kawasan perkotaan baru. Salah satunya di Sepunggur yang bisa digabungkan dengan Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Selor.

“Konsep pengembangan kawasan transmigrasi ini sebenarnya sudah lama. Kawasan transmigrasi bisa menjadi pusat pertumbuhan wilayah. Bahkan menjadi perkotaan,” ujar Iwan, Jum’at (6/11/2020).

Selain menjadi perkotaan, ada beberapa kawasan transmigrasi yang menjadi provinsi. Termasuk di Provinsi Kaltara ini, beberapa kawasan sebelumnya merupakan pengembangan dari kawasan transmigrasi. Artinya, untuk pemerataan pembangunan kawasan transmigrasi ini akan menjadi kawasan perkotaan dan secara master plan hal ini didukung kementerian.

Ia menjelaskan, secara umum, kawasan transmigrasi di SP 6 dan SP 7 ini akan terintergasi menjadi satu kesatuan wilayah yang akan dihubungkan dengan jembatan nantinya.

“Dengan adanya jembatan, akses masyarakat juga akan lebih mudah. Kemudian, tingkat pelayanannya juga lebih terjangkau. Harapannya, apabila akes terbuka maka kasawasan tersebut akan cepat tumbuh. Prosesnya memang masih panjang, karena harus ada kajian yang mendalam,” kata Iwan lagi.

Dalam hal ini, ia menegaskan daerah juga harus menyampaikan tindak lanjut hingga ke Kementerian. Tentunya secara berkala akan ada rapat koordinasi untuk membahas hal ini. Menyoal kanapa akhirnya Sepunggur yang dipilih menjadi kawasan perkotaan, Iwan menjelaskan, secara pelayanan wilayah yang pertama tentunya akes untuk menuju ke Sepunggur.

“Kalau dari Tanjung Selor kan pelayanannya satu kesatuan. Kemudian, di kawasan Sepunggur ini juga akan ada proyek pembangunan pelabuhan. Sehingga semuanya akan berjalan secara terintrgerasi. Sekarang ini kita belum bebircara terkait DOB (daerah otonomi baru), karena masih dalam tahap pembahasan di internal Pemkab Bulungan,” tandasnya. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah

About the author

Avatar

Koran Kaltara

1 Comment

Click here to post a comment

  • Tolong dibantu untuk kejelasan wilayah sepunggur masuk tengkapak atau Tanjung Selor timur,karena sepunggur saat ini jadi wilayah tak bertuan,,,,sehingga RT disepunggur tidak mendapatkan intensif sejak tahun 2015..