Kaltara

Kawal PPKM, Tindakan Tegas Sesuai Aturan

Jajaran Polda Kaltara akan terus mengawal kebijakan PPKM oleh pemprov Kaltara. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)
  • Polri Tetap Utamakan Persuasif dan Humanis

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara secara tegas mendukung kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah. Bahkan Polri akan menurunkan personelnya untuk melakukan backup setiap operasi dalam mengawal PPKM di Kaltara.

“Setiap kebijakan pasti akan kita backup. Menganai tindakan tegas kita, nanti disesuaikan dengan aturan yang ada. Apabila ada yang melanggar hukum, tentu akan kita proses pidana,” kata Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono, melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat.

Dia mengungkapkan, kebijakan PPKM oleh pemerintah nanti akan sejalan dengan Operasi Yustisi yang dicanangkan oleh kepolisian. Sehingga ia yakin, upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kaltara akan lebih maksimal.

Namun demikian, sesuai dengan instruksi Kapolri, pendekatan secara persuaisif dan humanis setiap melakukan operasi wajib dikedepankan. Sementara untuk penindakan secara tegas kepada siapapun yang tidak menerapkan protokol kesehatan, tetap dilakukan, sebagai upaya memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Tetap ada tindakan tegas yang kita berikan. Ini supaya ada efek jera. Tapi tetap pendekatan persuaisif dan humanis dikedepankan. Karena ini memang instruksi,” jelasnya.

Mengenai keberhasilan operasi yustisi dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini, diakuinya tergantung dari kedisiplinan masyarakat. Selama ini pihak kepolisian bersama dengan unsur lainnya terus melakukan upaya melalui operasi dilakukan untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.

Ia tak menapik, masih ada saja warga yang belum memahami situasi sekarang dan tetap melakukan aktifitasnya dengan nongkrong-nongkrong di malam hari. “Kalau ada kebijakan PPKM ini kan, artinya itu akan kembali tegas lagi. Apapun sanksi yang diberikan dalam aturan, diharapkan bisa memberikan efek. Karena kedisiplinan sangat diharapkan jika menginginkan Covid-19 benar-benar lenyap,” tegasnya.

Terkait kewalahan kepolisian dalam mendisiplinkan masyarakat untuk tertib protokol kesehatan, diakuinya sudah menjadi tugas kepolisian. Apalagi operasi yustisi ini juga merupakan perintah dari Kapolri melalui maklumat nomor Mak/3/IX/2020. Ditambah lagi kebijakan PPKM yang dikeluarkan oleh pemerintah harus terus ditindak lanjuti.

“Kalau dibilang kewalahan, yah tidak lah. Karena kan kita operasinya secara bersamaan. Semuanya telah terlibat, demi mencegah penyebaran Covid-19 ini,” imbuh dia. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

Mari cegah penyebaran Covid-19 dengan 5 M;

  • Memakai masker
  • Mencuci tangan
  • Menjaga jarak
  • Mengurangi mobilitas dan interaksi
  • Menghindari kerumunan