Malinau

Kasus Positif Rapid Antigen di Apau Kayan Turun

Pengiriman tenaga kesehatan kloter kedua ke Apau Kayan. (foto: istimewa)

MALINAU, Koran Kaltara –  Perkembangan kasus Covid-19 positif melalui uji swab antigen di wilayah Apau Kayan terus mengalami penurunan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau per 20 Juli, tingkat kesembuhan kasus terkonfirmasi positif Covid- 19 cukup tinggi.

Di Kecamatan Kayan Hulu, sebanyak 296 orang telah dinyatakan sembuh dari total 415 kasus. Sedangkan, yang menjalani  isolasi mandiri (isoman) sebanyak 109 orang.

Kemudian, dua pasien dirawat di RSUD Malinau serta satu orang di RSP Long Ampung. Sementara angka kematiannya sebanyak tujuh orang.

Di Kecamatan Kayan Selatan sebanyak 134 orang dinyatakan sembuh dari total 158 kasus. Warga yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 22 orang dan kasus meninggal dua orang.

Lalu, di Kecamatan Sungai Boh sebanyak 25 kasus telah dinyatakan sembuh dari total 43 kasus. Warga yang menjalani isolasi mandiri sebanyak satu orang dan meninggal satu orang.

Sedangkan Kecamatan Kayan Hilir dari  kasus ada dua orang telah dinyatakan sembuh. Sementara empat warga masih menjalani isolasi mandiri.

Bupati Malinau Wempi W Mawa mengungkapkan, bahwa setiap hari warga di Apau Kayan mengalami kesembuhan.

“Kita patut mensyukuri, karena dari perkembangan yang ada, warga kita di Apau Kayan sudah banyak yang sembuh,” ujar Wempi kepada Koran Kaltara, Rabu (21/7/2021).

Dia menegaskan, meski banyak yang sembuh, bukan berarti terlena dengan situasi tersebut. Tetapi, masyarakat di wilayah Apau Kayan harus tetap waspada dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Saya berpesan jangan lagi lengah. Harus terus memperhatikan orang keluar masuk di Apau Kayan, terutama dokumen kesehatan seperti PCR atau antigen harus ada,” jelasnya.

Menurut Wempi, turunnya angka kasus di Apau Kayan tidak terlepas dari peranan tenaga kesehatan, baik yang sudah bertugas maupun dikirimkan ke Apau Kayan.

“Itu semua karena peranan dari petugas kesehatan kita di sana bersama Tim Satgas Kecamatan, desa dan relawan,” kata dia.

Pemerintah Daerah akan tetap mempertahankan pengiriman tenaga kesehatan ke wilayah Apau Kayan.

“Kita tetap pertahankan sampai situasi dan kondisi Apau Kayan pulih total,” ujarnya.

Selain di Apau Kayan, warga di Kecamatan Pujungan juga mengalami kesembuhan. “Dari 10 orang dinyatakan positif swab antigen, sekarang kondisinya sudah lebih baik. Tinggal bagaimana tetap menjaga wilayah masing-masing di setiap kecamatan,” ungkapnya.

Wempi mengatakan, aktivitas perekonomian dan kegiatan masyarakat di perbatasan ini sempat terganggu, dengan membludaknya kasus Covid-19. Namun, semua bisa terlewati dengan baik.

Satu Pasien Kasus Varian Delta Sudah Sembuh

Berdasarkan informasi Badan Litbangkes Kemenkes, satu kasus varian delta telah masuk di Malinau. Tetapi, pasien yang terkonfirmasi varian delta itu telah dinyatakan sembuh.

Bupati Malinau Wempi W Mawa membenarkan ada kasus varian delta Covid-19 masuk di Malinau. Tetapi, penanganannya sudah dilakukan dengan baik.

“Sebenarnya kita sudah mengambil langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan Dinas Kesehatan. Terutama, penanganan pasien terkonfirmasi varian delta Covid-19 itu,” ujar Wempi kepada Koran Kaltara, Rabu (21/7/2021).

Menurut dia, pasien tersebut telah ditangani secara intensif. “Puji Tuhan, yang bersangkutan (pasien) telah sembuh sebulan lalu,” kata Wempi.

Dia mengatakan, telah berkomunikasi dengan pasien tersebut beberapa waktu lalu.

“Memang, kasus varian baru ini sudah cukup lama masuk di Malinau. Tapi, data dari Kemenkes itu baru muncul sekarang. Sebenarnya kurang lebih satu bulan lalu,” ungkapnya.

Bahkan saat ini, pasien yang sudah terkonfirmasi varian delta itu telah berkumpul dengan keluarganya.

“Pasien itu sudah sehat dan telah berkumpul dengan keluarganya,” kata dia.  (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment