Nunukan

Kasus Aktif Covid-19 di Nunukan Tersisa 44 Orang

Ilustrasi sembuh dari Covid-19. (Foto: Freepik)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Zero kasus Covid-19 di Kabupaten Nunukan bertambah menjadi 12 kecamatan.

Kecamatan tersebut, yakni Nunukan Selatan, Sebuku, Sebatik Timur, Sebatik, Tulin Onsoi, Lumbis, Lumbis Pansiangan, Lumbis Ogong, Krayan Timur, Lumbis Hulu, Krayan Selatan dan Krayan Tengah.

Penambahan zero kasus di kecamatan itu berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan per 12 Oktober 2021.

Sedangkan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Nunukan masih ada di 9 kecamatan, yakni Nunukan 8 kasus, Sembakung 12 kasus, Sebatik Utara 1 kasus, Sebatik Barat 3 kasus, Sei Menggaris 6 kasus, Sebatik Tengah 1 kasus, Krayan 2 kasus, Sembakung Atulai 10 kasus dan Krayan Barat 1 kasus.

“Total kasus aktif saat ini ada 44 orang. Dimana, dua kasus masih menjalani perawatan di RSUD Nunukan  dan 42 orang menjalani isolasi mandiri,” terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono kepada Koran Kaltara, Selasa (12/10/2021).

Menurut dia, penemuan kasus beberapa pekan ini mulai menurun. Bahkan, beberapa hari terakhir ini tidak ada penambahan kasus baru.

“Untuk hari ini (kemarin), kita ada penambahan tiga kasus lokal. Dua kasus di Sembakung dan dua kasus di Sebatik Barat. Kemungkinan dalam waktu dekat ini, semua kasus sudah selesai,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, di level 2 Kabupaten Nunukan, zona penularan mulai berubah.

Dari 21 kecamatan, ada tiga kecamatan sudah zona hijau, yakni, Lumbis Pansiangan, Krayan Selatan dan Krayan Tengah.

“Nah, 19 kecamatan lainnya sudah masuk zona kuning atau risiko rendah,” tambahnya.

Hingga Minggu ke-40 tahun 2021, kata dia, secara keseluruhan kasus Covid-19 di Kabupaten berjumlah 6.141 orang dan sebanyak 5.926 orang telah dinyatakan sembuh atau 97,09 persen serta 135 kasus kematian atau 2,20 persen.

Untuk penyebaran, lanjut dia, Nunukan paling banyak, yakni  2.069 kasus.

Kemudian, Nunukan Selatan 892 kasus, Sembakung 657 kasus serta Sebuku 444 kasus. Sisanya di bawah angka kasus Sebuku.

“Meskipun mulai membaik,  kita tidak bisa melalaikan protokol kesehatan. Pembatasan maupun pakai masker, cuci tangan dan protokol kesehatan tetap akan terus diterapkan. Ini sampai benar-benar pandemi ini berakhir,” pungkasnya. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment