Advertorial

Karantina Dialihkan, SMP Negeri 2 Disemprot Disinfektan

Sterilisasi lingkungan SMP Negeri 2 Tarakan dengan menggunakan cairan disinfektan (foto: Sofyan/Koran Kaltara)

TARAKAN – Proses karantina bagi pelaku perjalanan yang semula ditempatkan di SMP Negeri 2 Tarakan kini telah dialihkan semua ke SMP Negeri 1 Tarakan sejak (30/5).
Setelah dikosongkan, semua ruangan dan lingkungan SMP Negeri 2 disemprot disinfektan. Kebijakan ini juga sebagai tindak lanjut dari kekhawatiran orang tua siswa maupun guru.

“Sekolah inikan mulai 5 Juni akan membagikan raport, meskipun di SMP Negeri 1 juga melakukan hal yang sama tetapi prosesnya kita alihkan dulu ke SMK Negeri 1 Tarakan terlebih dahulu, selain itu tidak semua ruangan di SMP Negeri 1 dipakai untuk karantina sehingga pihak sekolah juga masih bisa memanfaatkan ruangan sekolah lainnya,” terang wali kota Tarakan, Khairul, Senin (1/6).

Untuk memastikan bahwa lingkungan sekolah bebas dari virus, Khairul meminta tim untuk melakukan penyemprotan lebih dari 1 kali, setiap 2 hari sekali hingga aktivitas sekolah dimulai secara menyeluruh.

“Saya rasa ini akan aman. Sebenarnya 1 kali saja sudah cukup, tetapi supaya lebih nyaman bagi orang tua murid dan guru akan dilakukan penyemprotan sampai 3 kali,” ucapnya.

Meskipun mulai tanggal 5 Juni sudah ada aktivitas, namun ruangan guru dan administrasi tidak digunakan sebagai tempat karantina sehingga masih cukup aman. Tetapi kalau memang diperlukan, akan dilakukan penyemprotan disinfektan sebelum digunakan.

“Banyak yang khawatir, padahal aktivitas belajar mengajar paling belakang kita longgarkan yaitu di bulan Juli rencananya. Kalaupun ada sekolah yang sudah masuk, itu guru dan pegawai yang ada. Sebenarnya masih ada waktu 1 bulan dengan melihat perkembangan new normal di beberapa sektor,” ungkapnya. (adv/yan)

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah