Kaltara

Kapolda: Sampaikan Secara Humanis

Kapolda Kaltara meminta anggotanya menyampaikan larangan mudik secara humanis. (Foto : Ramlan)
  • Soal Larangan Mudik Idulfitri 1442 H

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kapolda Kaltara Irjen Bambang Kristiyono menegaskan, agar seluruh anggotanya bertindak humanis dalam mensosialisasikan larangan mudik tahun 2021 ini. Termasuk juga dalam penanganan pencegahan Covid-19, harus tetap disampaikan secara humanis.

Meskipun kepolisian diberikan kewenangan untuk melakukan tindakan tegas, namun tindakan tersebut harus ditempatkan sebagai upaya terakhir.

“Operasi keselamatan ini harus disampaikan secara humanis. Mulai dari larangan mudik hingga pencegahan Covid-19,” kata Kapolda melalui Kabid Humas, Kombes Budi Rachmat.

Larangan mudik ini tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idulfitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan mulai berlaku pada Kamis (6/5/2021) hingga Senin (17/5/2021). Anggota Korps Bahayangkara, termasuk di Kaltara diminta untuk mensosialisasikan larangan tersebut melalui “Operasi Keselamatan Kayan 2021”.

Budi menegaskan, anggota Polri diberikan peringatan agar tidak bertindak arogan. Karena tindakan arogan dari kepolisian, tentu juga akan memancing amarah dari masyarakat.

“Sampaikan secara humanis. Situasi pandemi Covid-19 ini masyarakat mengalami berbagai masalah, baik ekonomi maupun sosial. Sehingga apabila dipicu oleh suatu kejadian, langsung dampaknya akan meluas. Ini yang perlu kita antisipasi. Jangan sampai ada arogansi dari kepolisian untuk menertibkan masyarakat,” ujarnya.

Budi menegaskan, kepolisian di Kaltara siap menjalankan arahan dari pemerintah berkenaan dengan pemberlakuan segala kebijakan yang dikeluarkan selama pandemi Covid-19.

Namun, kata dia, pengawalan dalam hal ini kepolisian hanya menginginkan agar masyarakat ikut berpartisipasi untuk mendukung kebijakan tersebut. Larangan mudik itu diketahui, demi memutus rantai penyebaran virus corona di provinsi ke-34 di Indonesia ini.

“(Bertindak humanis) ini sudah perintah. Kapolda juga sudah mengingatkan kepada kita (anggota Polri) semua, supaya tetap humanis. Masyarakat juga selalu diingatkan agar bisa disiplin dan patuhi semua apa yang menjadi anjuran pemerintah,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskannya, target operasi adalah masyarakat terorganisir, masyarakat tidak terorganisir, pengemudi kendaraan bermotor yang tidak menggunakan prokes. Selain sosialisasi larangan mudik, sasaran lain adalah segala bentuk potensi gangguan berlalulintas.

Sedangkan target operasi yakni menyasar para pengguna jalan, antara lain pejalan kaki, hingga pelaku-pelaku balap liar serta pengguna knalpot racing. Termasuk juga mencegah adanya kerumunan di titik-titik tertentu di Kaltara.

“Tapi semua kita sampaikan secara humanis. Namun kalau untuk balap liar dan knalpot racing, kita tidak ada pilih-pilih. Kalau ada ditemukan, langsung diberikan tindakan tegas,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Hariadi

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah