Kaltara

Kajari Baru Menjabat, Khairul Harap Sinergitas

Kajari Tarakan, Adam Saimima tiba di Bandara Juwata Tarakan disambut tradisi tepung tawar, kemarin (3/3). (Foto : Istimewa)

TARAKAN, Koran Kaltara – Setelah dilantik pada 1 Maret lalu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarakan Adam Saimima tiba di Bandara Juwata Tarakan, Rabu (3/3). Kedatangan kajari disambut tradisi tepung tawar. Turut hadir dalam penyambutan, Wali Kota Tarakan, Khairul. Adam menggantikan posisi Fatkhuri—Kajari sebelumnya, yang dimutasi ke Sulawesi Utara.

Dalam jabatan barunya ini, Adam mengaku akan beradaptasi dan berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan maupun instansi lain di Tarakan. Sedangkan program kerja, kata dia akan tetap melanjutkan program Kajari yang lama dengan atensi penegakan hukum di Tarakan.

“Kami akan tegakkan hukum sebaik-baiknya. Kalau penguatan internal, saya baru tiba dan masih harus lihat dulu bagaimana lingkungan internalnya. Kami rapat internal dulu, saya masuk dulu, sosialisasi, seperti apa baru dilihat apakah perlu di benahi,” kata pria yang sebelumnya berdinas di Maluku Utara itu.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan, Khairul yang juga turut melakukan penyambutan berharap ada koordinasi dan sinergitas yang baik antara Pemkot Tarakan dan Kejaksaan. Ia meminta kedua belah pihak saling mendukung tugas masing-masing.

“Kepada Pak Kajari, kita akan backup dalam hal penegakan hukum. Termasuk Kapolres, Dandim dan Ketua Pengadilan. Semua masalah selalu kita diskusikan bersama,” ujarnya.

Menurut walikota, meskipun ada pergantian pimpinan di kejaksaan, sebagai instansi vertikal sudah biasa dan sudah merupakan protap kerja dengan standar metode kerja. Kinerja Kejaksaan juga dinilainya baik dan bagus, meski diakuinya saat ini Kejaksaan tengah menyidangkan kasus dugaan korupsi yang melibatkan ASN di lingkungan Pemkot Tarakan.

Aspek hukum, kata Khairul tidak hanya dari penegakkan saja, melainkan juga dari sisi pencegahan sebagai upaya menghindari terjadinya tindak pidana korupsi dan tindak pidana lainnya.

“Pencegahan ini yang selalu kami bangun dengan pihak kejaksaan dan kepolisian. Setiap ada sesuatu yang kami ragu untuk kerjakan, biasanya kan konsultasi. Secara resmi dan informal selalu diskusi sebagai penguatan,” tuturnya.

Kinerja hukum, kata Khairul, jangan hanya dilihat dari aspek pengungkapan hukum yang tinggi, tetapi juga dari sisi pencegahan. Jika bisa dilakukan pencegahan, dinilainya malah lebih baik lagi. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan aparat, dalam rangka pencegahan.

Dirinya sejak awal mengupayakan dan mengedepankan upaya pencegahan. Jika misalnya ada yang membandel dan tidak bisa diingatkan kembali, dengan penegakan hukum bisa menjadi bagian yang harus dilakukan.

“Seperti sekarang, kalau ada yang melanggar kan akan ditindak. Sekarang kan ada kasus yang sedang ditangani kejaksaan dan kepolisian. Menurut saya, itu bagian dari penegakan hukum. Koordinasi kami juga sampai ke KPK sebagai proses pencegahan,” tegasnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Edy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah