Politik

Jumlah TPS Pemilu 2019 Bertambah

Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami bersama komisioner lainnya saat pleno, Rabu (12/12/2018), dihadiri Ketua Bawaslu dan KPU Kabupaten/Kota dan para peserta pemilu. (Foto: Koran Kaltara/Fathu Rizqil Mufid)
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara - Berdasarkan jadwal yang sudah disusun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar rapat pleno terbuka penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) pada Rabu (12/12/2018). Dari lima kabupaten/kota yang direkap, terdapat satu kabupaten yang mengalami perubahan jumlah pemilih dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) selama proses penyempurnaan DPTHP-2 yakni…

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Berdasarkan jadwal yang sudah disusun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar rapat pleno terbuka penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) pada Rabu (12/12/2018). Dari lima kabupaten/kota yang direkap, terdapat satu kabupaten yang mengalami perubahan jumlah pemilih dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) selama proses penyempurnaan DPTHP-2 yakni Kabupaten Bulungan.

Sebagaimana yang dikatakan Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami, berdasarkan hasil rekapitulasi tersebut, DPTHP-2 menjadi 450.108 pemilih, rincian 236.229 laki-laki dan 213.879 perempuan. Sebelum dilakukan rekapitulasi penyempurnaan, DPTHP-2 Kaltara sebanyak 448.965 pemilih atau bertambah 1.143 pemilih.

Untuk jumlah tempat pemungutan suara (TPS) juga mengalami penambahan satu TPS di Bulungan, tepatnya Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur.Sehingga TPS semula hanya 2.182 menjadi 2.183, rincian masing-masing kabupaten/kota, selengkapnya info grafis.”Dengan adanya penambahan itu, membuat jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Bulungan bertambah dari 435 menjadi 436,” sebutnya.

Untuk daerah lainnya, selama masa penyempurnaan tidak ada perubahan jumlah TPS.Masing-masing Malinau jumlah pemilih 52.504 dengan 290 TPS, Nunukan 132.739 pemilih dengan 756 TPS, Tana Tidung 14.968 pemilih dengan 73 TPS dan Tarakan 154.264 pemilih dengan 628 TPS.Untuk jumlah se-Kaltara sebanyak 450.108 dengan jumlah TPS 2.183.

“Berdasarkan laporan memang hanya Bulungan terdapat penambahan TPS. Ini nanti akan kami laporkan KPU RI. Ini otomatis terjadi penambahan kotak suara dan penyelenggara.Tapi untuk kotak suara di Bulungan relatif masih aman,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan kotak dan bilik suara di Bulungan misalnya, ada 10 yang rusak.Namun kerusakan itu meski tidak diganti oleh KPU RI, karena dinilai masih cukup. Hanya saja tetap dilaporkan, bahwa ada kotak suara yang rusak.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kaltara Siti Nuhriyati menegaskan agar semua pihak berperan mengawal data pemilih di Kaltara.Tak terkecuali bagi peserta pemilu dalam melakukan sosialisasi atau kampanye di tengah masyarakat.

“Agar teman-teman peserta saat sosialisasi dapat menyampaikan terkait data pemilih apabila masih ada konstituennya yang belum masuk DPT. Karena kalau ada yang belum terdata, maka yang rugi adalah peserta itu sendiri,” tegasnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid

Editor: Hariadi

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 13 Desember 2018