Malinau

Jumlah DPSHP Malinau 50.682 Pemilih

Ketua KPU Malinau, Lasinias

MALINAU, Koran Kaltara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malinau menggelar rapat pleno terbuka pengumuman Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), Kamis (15/10).

“Dari hasil pleno DPSHP di Malinau dari 15 PPK, jumlahnya sebanyak 50.682 pemilih,” kata Ketua KPU Malinau Lasinias, ditemui Koran Kaltara usai menggelar rapat pleno terbuka, Kamis (15/10).

Lasinias mengatakan, PPK tidak mengalami kendala di lapangan saat melakukan perbaikan daftar pemilih.

“Karena memang kita melakukan perbaikan di lapangan. Jadi tidak ada kendala apapun itu,” tegasnya.

Menurut Lasinias, setelah ditetapkan DPSHP menjadi DPT, maka akan segera diumumkan hasil tersebut pada 28 Oktober sampai 6 Desember.

“Kita hanya menunggu dari KPU pusat, kalau ada regulasi atau aturan baru mengenai penetapan DPT,” ungkapnya.

Lasinias menyampaikan DPSHP terdapat pemilih pemula berjumlah 1.272 pemilih. “Di DPSHP ini memang ada tambahan pemilih pemula sebanyak 1.272 pemilih. Data ini merupakan hasil pencoklitan yang dilakukan PPDB,” ungkapnya.

Menurut dia, KPU Malinau telah menjalankan rekomendasi Bawaslu Malinau tanggal 18 September tentang pemilih ganda.

“Sebenarnya kita juga sudah mendapatkan data pemilih ganda itu dan sudah kita sampaikan ke PPK untuk segera melakukan pencermatan dan klarifikasi. Penyusunan DPSHP ini juga sudah dilakukan perbaikan. Artinya sudah dilaksanakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Malinau Donny,S.Th mengatakan dari tujuh rekomendasi yang disampaikan ke KPU Malinau sudah ditindaklanjuti.

“Hasil rekomendasi yang telah kita sampaikan ke KPU semua sudah di tindaklanjuti. Mulai dari pencocokan nama, tempat tinggal. hingga pemilih pemula dan kegandaan pemilih. Semuanya sudah terlaksana,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah