Tarakan

Jika Tidak Ada Aturan, Ombudsman Kaltara Minta Biaya Rapid Test Dikembalikan

Ibramsyah

TARAKAN, Koran Kaltara – Ombudsman RI Kaltara baru saja menyaksikan pengembalian biaya rapid test oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bulungan kepada masyarakat sebesar Rp20 juta.

Pengembalian biaya rapid test dilakukan lantaran waktu menentukan tarif sebesar Rp1 juta tidak ada aturan atau dasar hukumnya. Melalui koordinasi yang baik antara ORI Kaltara dan Pemkab Bulungan penarikan tarif tersebut tidak dilanjutkan.

“Prosesnya sebenarnya sudah lama sejak bulan Mei 2020. Respon Pemkab Bulungan sangat bagus maka dikembalikan, karena menarik uang dari masyarakat harus ada aturanya,” jelas Kepala ORI Kaltara, Ibramsyah, Senin (22/6/2020).

Sementara untuk daerah lain, ORI juga berharap dapat mengikuti Kabupetan Bulungan. Ia mengatakan, kalau ada aturan tidak apa-apa, namun jika tidak cepat dikembalikan ke masyarakat.

“Kami akan cek kabupaten dan kota lainya di Kaltara. Jika tidak ada aturan ada indikasi pungli,” tegasnya.

ORI mengatakan, untuk di Tarakan pihaknya melayangkan surat kepada Pemerintah Kota Tarakan mempertanyakan dari mana dasar hukum tarif rapid test Rp1 juta.

“Kalau sekarang ada aturannya ya tidak apa-apa. Yang gawat-gawatnya itu kan sekitar bulan Mei, surat edaran bukan menjadi dasar hukum menetapkan tarif dan biaya,” katanya.

Ibramsyah menambahkan, ORI Kaltara saat ini masih menyusun jadwal dan rencana segera melakukan pertemuan dengan pemerintah kabupaten dan kota di Kaltara. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah

About the author

Avatar

Koran Kaltara

1 Comment

Click here to post a comment

  • Sekarang Sebutkan Aturan Dan Dasar Hukum Rapidtest dengan biaya Rp.550.000,- Lengkap dengan Rinciannya biar Masyarakat Bulungan KALTARA faham.
    Jika tidak Cacian Dan Makian Buat Pemprov Kaltara akan saya Lontarkan trus..kami kritik juga apa tidak ada Respon..??